Ganjil Genap Tak Berlaku di Jakarta Selama Libur Lebaran 2024
Reporter: Erwan Hartawan
Editor: Rafif Rahedian
Minggu, 31 Maret 2024 18:00 WIB
Rambu kawasan lalulintas di Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin 9 Mei 2022. Polda Metro Jaya kembali menerapkan pemberaturan ganjil genap di 13 ruas jalan DKI Jakarta. Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan usai momen libur dan cuti bersama Lebaran 2022. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menghentikan sementara aturan ganjil genap selama libur Lebaran 2024. Hal tersebut diumumkan melalui laman media sosial TMC Polda Metro. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Sehubungan dengan adanya Libur Nasional Hari Raya Idul Fitri 1445 H Kebijakan Ganjil Genap ditiadakan mulai tanggal 6-15 April 2024," tulisnya di media sosial X @TMCPoldaMetro, Sabtu, 30 Maret 2024.

Artinya, bagi pengendara yang melewati jalan-jalan ganjil genap Jakarta tidak akan mendapat teguran dari petugas ataupun tilang elektronik pada periode Lebaran tahun ini. Diketahui, peniadaan ganjil genap ini dilakukan berdasarkan Pergub 88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat (3).

Lebih rinci, tertulis jika pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Kebijakan tersebut telah ditetapkan dengan keputusan presiden (keppres).

Selain aturan ganji genap, selama periode yang sama, polisi juga meniadakan car free day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu 7 dan 14 April.

Diketahui kepolisian juga bakal melakukan pengamanan arus mudik Lebaran dalam operasi Ketupat 2024 yang bakal digelar pada 4-16 April mendatang. Diperkirakan sebanyak 76.192 personel dan beberapa instansi terkait bakal diterjunkan.

"Jumlah personel yang terlibat sebanyak 145.161 orang, di antaranya Polri sebanyak 76.192 personel dan instansi terkait sebanyak 68.969, personel," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut juga memperkirakan pergerakan masyarakat selama arus mudik Lebaran nanti sebesar 71,7 persen atau dapat dikalkulasikan menjadi 193,6 juta orang.

Pilihan Editor: Chery Omoda E5 Sudah Dipesan Sebanyak 3.000 Unit

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi