MotoGP: Yamaha Turuti Keinginan Fabio Quartararo Bisa Lawan Ducati
Reporter: Erwan Hartawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Sabtu, 6 April 2024 11:15 WIB
Fabio Quartararo tetap dipertahankan hingga MotoGP 2026. (Foto: Yamaha)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Fabio Quartararo memutuskan bertahan di tim pabrikan Monster Energy Yamaha untuk gelaran MotoGP 2025 dan 2026. Pengumuman ini tentu menepis rumor bahwa ia merapat ke Aprilia Racing musim depan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Quartararo telah menunggangi motor Yamaha YZR-M1 sejak MotoGP 2019, pada musim debutnya di kelas para raja, lewat Petronas Yamaha SRT. Sejak itu, ia terus bertarung di papan atas, sehingga mendapatkan kontrak untuk membela Monster Energy Yamaha pada 2021.

Pada tahun yang sama, ia pun langsung menjadi juara dunia. Pada 2022, ia kembali bertarung di papan atas, meski akhirnya harus legawa menjadi runner up di belakang rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia.

“Saya sangat senang mengumumkan bahwa saya akan melanjutkan petualangan saya di sini. Musim dingin lalu Yamaha membuktikan kepada saya bahwa mereka memiliki pendekatan baru dan pola pikir agresif baru. Di mana keyakinan saya tinggi, kami akan kembali ke depan bersama-sama," ucap Fabio Quartararo dikutip Yamaha Racing, Jumat, 5 April 2024.

“Enam tahun lalu, mereka memberi saya kesempatan untuk melangkah ke MotoGP, dan sejak itu kami telah mencapai hal-hal besar bersama-sama. Jalan kami masih panjang untuk mulai berjuang meraih kemenangan lagi. Saya akan bekerja keras, dan saya akan melakukannya. Yakin bahwa, bersama-sama, kita akan mencapai impian kita sekali lagi," dia menambahkan.

Diketahui pada musim lalu, Yamaha mengalami momen yang sulit. Selain puasa kemenangan, pabrikan Garpu Tala hanya mampu tiga kali membantu Fabio Quartararo naik podium Grand Prix dan dua kali naik podium Sprint. Akibatnya, Quartararo berkali-kali menjatuhkan ultimatum.

Pembalap asal Prancis tersebut juga terus memberikan sinyal bahwa ia akan hengkang jika Yamaha tak segera memperbaiki performa motornya. Namun, sikap Fabio Quartararo melunak ketika Yamaha mulai menggaet beberapa insinyur Ducati pada akhir musim MotoGP 2023.

Langkah Yamaha menggaet insinyur asal Eropa alih-alih Jepang ini membuat Fabio Quartararo terkesan karena artinya mereka mulai terbuka pada cara kerja gaya Eropa seperti yang dianut Ducati, KTM, dan Aprilia.

Pilihan Editor: Quartararo dan Marini Kecewa Berat Hasil di MotoGP Qatar

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi