HMID Bicara Peluang Hyundai N di Pasar Indonesia, Marketnya Ada
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Senin, 13 Mei 2024 12:00 WIB
Hyundai Ioniq 5 N. (Foto: Hyundai)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Chief Marketing Officer (CMO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Budi Nur Mukmin berbicara soal peluang sub-brand Hyundai N memasuki pasar otomotif Indonesia. Menurut dia, market untuk segmen performance car di Tanah Air terus berkembang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kalau kita berbicara N itu kita berbicara performance car. Saya rasa di Indonesia marketnya ada dan masih ada peluang marketnya terus berkembang," kata Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024.

Menurut Budi, pendapatan per kapita di Indonesia terus meningkat, yang artinya semakin banyak orang yang punya penghasilan lebih tinggi. Dengan demikian, diharapkan permintaan konsumen terhadap mobil sport atau mobil performa juga mengalami peningkatan.

"Jadi, saya rasa, N kalau diluncurkan di Indonesia, saya rasa peluangnya akan bagus," ujarnya.

Tahun lalu, Astrid Ariani Wijana, yang saat itu menjabat sebagai Head of Marketing Department PT HMID, mengatakan bahwa Hyundai Ioniq 5 N merupakan produk yang berasal dari brand N Hyundai. Saat ini, Hyundai Indonesia belum meluncurkan brand N, meskipun sebagian besar konsumen sudah mengetahui soal kehadiran merek ini.

"Jadi tunggu saja dulu, untuk saat ini bahkan mobilnya juga belum tersedia di mana pun. Jadi, mereka kemarin baru perkenalkan Ioniq 5 N di ajang festival, as a showcase, di Korea juga belum dijual," kata Astrid.

Astrid juga belum bisa memastikan kapan varian mobil dari brand N Hyundai akan diluncurkan. Saat ini pihaknya masih melihat respons dan masukan dari konsumen di Indonesia sebelum akhirnya bisa meluncurkan mobilnya.

Untuk diketahui, Hyundai Ioniq 5 N dibekali motor elektrik yang mampu menghasilkan tenaga 478 kW atau setara dengan 650 PS melalui mode N Grin Boost. Jika dengan mode normal, tenaga yang dihasilkan tak kalah ngebut, yakni 448 kW atau setara 609 PS.

Motor penggeraknya ditenagai baterai berkapasitas 84 kWh yang dapat mengisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu 18 menit menggunakan charger 350 kWh. Baterai tersebut menghasilkan inverter two-stage yang diklaim meningkatkan efisiensi daya.

Pilihan Editor: Jorge Martin Juara MotoGP Prancis, Rider Pertamina Enduro VR46 Racing Team Jatuh

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi