Asosiasi Importir Belum Terima Laporan Ada Penarikan Hummer H3  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 6 Mei 2010 13:02 WIB
autoharley.com
TEMPO Interaktif,Jakarta:Asosiasi Importir Kendaraan Indonesia (AIKI), Kamis (5/5) ini belum mendapatkan laporan tentang adanya penarikan Hummer H3 dari anggotanya. Namun, bila ada kebijakan untuk menarik H3 yang ada di Indonesia hal itu mudah untuk dilakukan sebab jumlah mobil itu di Indonesia juga terbatas.

“Saya hingga saat ini belum mengetahui ada laporan dari anggota tentang adanya recall (penarikan) H3 di Indonesia. Meski demikian, kalau pun ada penarikan itu akan mudah, sebab di Indonesia hingga 2010 ini populasi H3 tidak lebih dari 50 unit,” papar Tomi Dwi Ananda, Ketua Umum AIKI saat dihubungi Tempo di Jakarta, Kamis (5/5).

Menurut Tomi, keberadaan Hummer H3 memang tersebar di beberapa daearh di Indonesia . Selain di Jakarta dan sekitarnya, mobil itu juga terdapat di Bandung , Semarang , Surabaya , Medan , Makassar , serta Batam. “Tetapi yang paling banyak masih di Jakarta dan sekitarnya, ya sekitar 70 – 80 persen,” tandas dia.

Tomi menegaskan, istilah penarikan tersebut bukan berarti sesusatu yang negatif. Memang, awalnya ada peristiwa yang menyebabkan ditariknya produk yang bersangkutan. “Tetapi dengan menarik kemudian memeriksa atau memperbaiki itu merupakan tanggung jawab penjual atau produsen ke konsumen,” jelas dia.

Sementara tindakan seperti apa yang akan dilakukan oleh importir umum untuk menarik produk itu, Tomi mengaku akan menanyakan ke anggotanya yang memasrakan mobil tersebut. “Saya akan minta keterangan dulu, nanti Anda saya hubungi,” ujar dia.

Sebelumnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (6/5), General Motors mengumumkan menarik 126.130 unit Hummer H3 karena kap mobil yakni louver yang bisa terlepas ketika mobil tengah melaju. Kondisi itu, sebut sumber di GM, tak hanya membahayakan pengguna jalan lainnya tetapi juga pengemudi Hummer sendiri.

Penarikan itu melibatkan Hummer H3 dan H3T yang diproduksi 2006 – 2010. GM sudah mengajukan penarikan H3 ke Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).

Sejatinya, kasus itu sempat mencuat di Jepang pada Januari 2010 dan akhirnya membuat GM untuk menarik mobil tersebut.

 

Hummer pertama kali diproduksi saat Amerika Serikat terlibat di Perang Teluk awal 1990. Sebagai angkutan di medan perang, mobil yang dinamai HMMWV (High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle) atau Humvee itu diproduksi dalam berbagai varian. Ragam model itu disesuaikan dengan medan perang seperti Hummer Combat, Hummer Desertstone, serta Hummer Transporter.

Sedangkan Hummer H3 dibekali mesin vortec TM 3700, lima silinder segaris DOHC, 40 katup. Mesin itu menyemburkan tenaga hingga 220 daya kuda pada 5.600 rpm, dan torsi 305 Newton meter pada 5.250 rpm..

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi