GP Bahrain Diberi Perpanjangan Sampai Juni  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 3 Mei 2011 15:27 WIB
Grand Prix Formula One Bahrain. AP/Luca Bruno
TEMPO Interaktif, Manama - Otoritas Formula Satu dunia (FIA) memberikan perpanjangan waktu satu bulan hingga Juni kepada penyelenggara Grand Prix Bahrain untuk menentukan apakah mungkin menggelar balapan pada jadwal baru di tahun ini.

Bahrain yang semula dijadwalnya menjadi pembuka ajang balapan Formula Satu musim ini pada Maret lalu dibatalkan menyusul terjadinya kerusuhan politik di negara itu. Panitia lokal menginginkan Bahrain tetap bisa menjadi penyelenggara di tahun ini jika situasi keamanan di dalam negeri itu sudah membaik.

FIA awalnya memberikan batas waktu kepada pemerintah Bahrain hingga 1 Mei kemarin untuk memastikan apakah perlombaan balapan jet darat itu bisa dilangsungkan pada tahun ini.

Namun, pekan lalu bos Formula Satu, Bernie Ecclestone, meminta Bahrain diberi waktu lebih untuk memastikan siap atau tidaknya. "Kita harus menunggu lebih lama sedikit untuk melihat secara tepat bagaimana kemajuan dibuat oleh penyelenggara di sana," kata Ecclestone.

Saat ini, FIA sudah menyetujui sikap Ecclestone itu dan mengumumkan tenggat waktu baru untuk Bahrain hingga 3 Juni mendatang. Bahrain diminta melaporkan kembali kesiapannya pada tanggal tersebut.

"Federation International Automobile telah memberikan Bahrain Motor Federation dan Bahrain International Circuit perpanjangan sampai 3 Juni. Dan pada tanggal tersebut, World Motor Sport Council akan menggelar pertemuan di Barcelona," kata pernyataan FIA. "Keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan otoritas yang terkait dengan Bahrain dan pihak Manajemen Formula Satu, serta promotor internasional."

Menanggapi kelonggaran waktu itu, panitia lokal Bahrain menyambut gembira dan menyatakan sangat antusias untuk bisa tetap menyelenggarakan balapan sesegera mungkin, tetapi tanpa adanya komitmen apakah mungkin ada penjadwalan ulang pada 2011 ini.

Ketua Sirkuit Internasional Bahrain, Zayed Rashid Alzayani, mengatakan sudah jelas bahwa prioritas nasional Bahrain adalah untuk menemukan pemecahan atas berbagai kesulitan yang dialami pihak Kerajaan Bahrain.

"Situasi nasional saat ini telah berubah ke arah yang positif dan situasi ini terus berkembang sepanjang hari. Pemulihan secara bertahap sudah dilakukan untuk meningkatkan jaminan keselamatan dan keamanan nasional," ujar Alzayani.

"Pergelaran Grand Prix Bahrain adalah perayaan besar yang menjadi kebanggaan masyarakat Bahrain. Sebuah event besar internasional dan kami berharap bisa segara menyambut tim dan para pembalap serta semua orang yang terlibat di Formula 1 untuk kembali ke Bahrain dalam waktu dekat," tambahnya.

REUTERS | AUTOSPORTS | BASUKI RAHMAT

#F1

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi