Produk Honda di Indonesia Bebas Masalah Airbag  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 5 Desember 2011 17:50 WIB
Honda CRV 2003. netcarshow.com

TEMPO Interaktif, Jakarta - Meskipun Honda Motor Company melakukan penarikan ratusan ribu unit mobil yang bermasalah di peranti airbag, namun penarikan tersebut tidak terjadi untuk produk yang dijual di Indonesia.

"Dipastikan Indonesia tidak terkena dampak penarikan tersebut," ujar Marketing and After Sales Service Manager Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, Senin, 5 Desember 2011.

Penarikan tidak dilakukan karena produk Honda yang dipasarkan di Indonesia dianggap tidak mengalami masalah. Penarikan dilakukan pada mobil yang berada di Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia, Taiwan, dan Singapura. Dan lebih dari 90 persen mobil yang mengalami persoalan tersebut ada di Amerika.

Mobil yang mengalami persoalan di peranti airbag itu antara lain Honda Accord 2001 dan 2002, Honda Civic 2001 dan 2003, Honda Odyssey 2001 dan 2003, Honda CR-V 2002 dan 2003, Honda Pilot 2003, Honda Acura 3.2 TL 2002 dan 2003, serta Honda Acura 3.2 CL vehicles tahun 2003.

Penarikan besar-besaran itu diumumkan Honda pada akhir pekan lalu. Berdasarkan informasi yang dilansir di Bloomberg.com, salah satu raksasa otomotif asal Jepang itu mengumumkan penarikan global terhadap 917.267 kendaraan karena mengalami permasalahan di peranti airbag yang telah menyebabkan sedikitnya 20 orang terluka.

Juru bicara Honda, Keitaro Yamamoto, menyatakan bahwa langkah itu telah menambah panjang daftar penarikan kendaraan Honda akibat persoalan di peranti airbag. Secara total, saat ini telah ada 2,77 juta kendaraan ditarik karena persoalan serupa.

Tidak sesuainya bahan yang dipakai menyebabkan sistem penggerak airbag menghasilkan tekanan yang berlebihan. Hal itu menyebabkan casing inflator pecah dan beberapa komponen dari logam yang ada di airbag berhamburan. "Bisa mengakibatkan luka dan kecelakaan fatal," katanya.

Di Australia, berdasarkan informasi yang dilansir caradvice.com.au, penarikan Honda berdampak pada sedikitnya 300 pengguna kendaraan tersebut di sana. Para pengguna mobil tersebut diharapkan segera mendatangi dealer resmi Honda untuk mendapatkan penggantian komponen.

Penarikan ini merupakan yang keenam kalinya yang dilakukan Honda sejak 2008 lalu akibat airbag yang bermasalah.

AGUNG SEDAYU

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi