Abaikan Recall, Volvo Didenda Rp 14 Miliar
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 10 Juli 2012 05:28 WIB
Foto: autoevolution.com

TEMPO.CO , Detroit:Peringatan bagi pabrikan mobil yang suka menunda-nunda penarikan produk bermasalah. Otoritas Keamanan Lalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) menghukum Volvo Personvagnar AB dengan denda senilai US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 14 miliar lantaran menunda recall 32 ribu mobilnya yang divonis membahayakan pengemudi.

Dalam situs resminya, NHTSA mengatakan denda ini dikenakan lantaran Volvo mengabaikan perintah recall atas tujuh produk keluaran 2009 hingga 2010. Pada 2010, NHTSA menetapkan mobil buatan Volvo, di antaranya SUV Crossover XC60, harus ditarik lantaran airbag tak bisa mengembang, pemasangan label ban yang keliru, serta mesin yang bisa macet secara tiba-tiba. Namun hingga kini recall itu belum berjalan.

"Denda ini menjadi peringatan agar semua pabrikan bisa mengindahkan hukum tanpa ditunda-tunda," kata Administratur NHTSA, David Strickland, seperti dikutip dari New York Times kemarin.

Dalam regulasi Federal, setiap pabrikan mobil memiliki waktu lima hari untuk melaporkan temuan kerusakan produk mereka pada NHTSA. Dalam laporan itu, produsen diperbolehkan memilih untuk membayar denda atau me-recall produk dari peredaran. Namun, jika batas waktu itu terlampaui, pabrikan dikenai sanksi denda maksimal US$ 17,35 juta serta wajib menarik produk dari pasar.

Menanggapi tuduhan ini, manajemen Volvo mengatakan akan membayar denda yang dikenakan oleh NHTSA. Namun pabrikan yang berbasis di Gothenburg, Swedia, itu membantah jika dianggap telah bersalah. "Kami perlu waktu untuk meninjau proses dan menganalisis kembali aspek keselamatan kendaraan," demikian pernyataan tertulis Volvo.

Selain Volvo, denda semacam ini pernah dibebankan kepada BMW dan Toyota. BMW didenda US$ 3 juta lantaran telat merespons 16 temuan kerusakan pada sedan seri 5, seri 6, dan seri 7 buatan 2002-2008. Sedangkan Toyota terkena denda US$ 16,64 juta setelah alpa me-recall mobil buatan 2009 dan 2010 yang mengalami masalah pada pedal gas.

FERY FIRMANSYAH

Berita TerpopulerMaruti Genjot Ekspor ke Indonesia dan AfrikaMobil Mewah Kian Digemari di YogyakartaTantangan Infiniti Berhadiah 8 Tiket F1 Singapura5 Persn Mobil di Italia Sudah Gunakan BBGProdusen Italia Siap Pasok Converter KitHino Kucurkan Investasi Rp 11,8 TriliunHonda Optimistis Penjualan Naik di IIMS 2012

#Penjualan Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi