Nissan Enggan Buru-buru Luncurkan Mobil Listrik  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Senin, 7 Januari 2013 18:55 WIB
Mobil Listrik Honda EV-Ster Roadster saat dipamerkan dalam acara Paris Auti Show 2012, Perancis, 28-9, 2012. REUTERS/Jacky Naegelen

TEMPO.CO, Jakarta - Dua produsen lokal, PT Great Asia Link dan Kupu-kupu Malam, menyatakan siap memproduksi mobil listrik, masing-masing didukung oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Tetapi, produsen mobil asal Jepang yang telah mengembangkan mobil listrik, Nissan, belum akan memasarkan mobil listrik di Indonesia dalam waktu dekat.

"Tidak dalam enam bulan atau setahun ke depan. Kami masih wait and see," kata Vice President Director Sales and Marketing Nissan Motor Indonesia, Teddy Irawan, kepada Tempo, Senin, 7 Januari 2013.

Menurut Teddy, Nissan akan terlebih dahulu melihat kesiapan infrastruktur di Indonesia serta kesiapan konsumen dalam membeli. "Kami mau melihat apakah konsumen sudah siap membeli atau belum," katanya. Menurut dia, banyak sekali infrastruktur yang harus disiapkan sebelum benar-benar mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Infrastruktur misalnya stasiun pengisian baterai serta listrik di rumah yang bisa menyediakan kapasitas baterai yang sesuai.

Keengganan Nissan juga dilandasi oleh belum siapnya sarana pendukung untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia. "Kan harus disiapkan terlebih dahulu listriknya di mana, tidak semua konsumen mau mengisi di rumah," katanya. Tedy mengatakan, Nissan baru akan memasarkan mobil listrik jika seluruh infrastruktur sudah terencana dengan baik.

Nissan pada akhir 2010 telah memasarkan mobil listrik andalannya dengan tipe hatchback yang dinamakan Nissan Leaf. Target negara pertama penjualan adalah Amerika dan Jepang.

ANANDA TERESIA

#Mobil Listrik
#Kementerian Perindustrian

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi