Produksi Baterai Lithium Toyota Naik Enam Kali
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Senin, 20 Mei 2013 13:40 WIB
Toyota Prius Hybrid keluaran tahun 2012 terlihat di stasin pengisian bahan bakarnya saat media preview Chicago Auto Show di Chicago, Illinois, AS, Rabu (8/2). REUTERS/Frank Polich

TEMPO.CO, Tokyo - Toyota Motor Corp bakal menggeber lini produk mobil hibrida habis-habisan. Selain gencar memasarkan sedan Prius, Toyota berencana meningkatkan produksi baterai lithium-ion untuk mobil hibrida hingga enam kali lipat.

Media Jepang, Nikkei, mengabarkan Toyota akan memproduksi baterai lithium-ion hingga 200 ribu unit per tahun. Bersama produsen elektronik Panasonic Corp, Toyota akan membangun pabrik senilai US$ 20 miliar yen atau sekitar Rp 1,8 triliun. "Pabrik Toyota di Omori akan merespons tingginya permintaan baterai lithium-ion," kata juru bicara Toyota, Ryo Sakai, seperti dikutip pada Senin 20 Mei 2013.

Namun Sakai enggan berkomentar saat ditanya apakah varian Toyota Prius terbaru akan menggunakan baterai lithium-ion. Seperti diketahui, hingga saat ini Prius masih menggunakan baterai nikel-metal hidrida, yang memiliki bobot lebih berat dan konsumsi listrik yang boros jika dibandingkan dengan lithium.

Sejak 1997 hingga Maret 2013, penjualan mobil hibrida Toyota mencapai 5 juta unit. Dari jumlah itu, 70 persennya adalah sedan Toyota Prius yang cukup populer di Amerika dan Cina. Milestone pasar mobil hibrida Toyota terjadi pada 2012, saat pabrikan terbesar di dunia itu berhasil melego 1,2 juta unit.

FERY FIRMANSYAH

#Mobil Listrik

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi