Hindari, Empat Kesalahan Saat Membeli Mobil
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Selasa, 28 Mei 2013 13:35 WIB
Seorang salesman menempelkan stiker 0% pada mobil Chevrolet di sebuah dealer mobil di California (31/12). General Motors memberikan bunga 0% untuk mereka yang membeli secara kredit. Foto: AP/Nick Ut

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi kebanyakan orang, membeli mobil adalah satu pencapaian penting. Maklum, harganya tidak murah dan proses memilikinya pun lumayan rumit.

Meski begitu, banyak orang yang tidak memperhatikan unsur penting saat membeli mobil. Banyak hal yang diabaikan karena kadung melihat harga, model atau fitur serta nilai cicilan kredit. Walhasil, niatan membeli mobil sebagai aset malah berujung buntung.

Menurut Deputy Online Editor Consumer Reports, Jeff Bartlett, calon konsumen harus mempertimbangkan semua skenario serta membuat riset kecil tentang mobil yang mereka butuhkan sebelum masuk dealer. Jika tidak, dealer akan melakukan segala cara untuk mengeruk keuntungan. "Sebenarnya, pelanggan sebaiknya menjaga jarak dengan penilaian dari dealer," kata dia seperti dikutip dari MSN Auto, Selasa 28 Mei 2013.

Bartlett menyebut ada empat kesalahan yang biasa dilakukan calon pembeli mobil. Berikut daftarnya.

1. Tidak cukup riset. Menurut Direktur Eksekutif J.D. Power and Associates, Steve Witten, biasanya calon konsumen hanya memperbandingkan tiga varian mobil sebelum membeli salah satunya. Padahal model yang dikomparasi belum tentu mewakili kebutuhannya. Selain itu, banyak orang lupa mengecek fitur yang tersedia, karena kadung terpesona dengan satu atau dua model.

2. Ogah test drive. Test drive sangat penting untuk mengetahui, apakah mobil itu cocok dengan kebutuhan. Pengujian juga mesti dilakukan untuk mengecek fitur yang tersedia, apakah berfungsi sesuai harapan atau hanya jadi pajangan. Untuk test drive, jangan segan meminta waktu lebih dari setengah jam. Bawa mobil itu masuk ke jalan tol atau rute-rute rawan.

3. Terpengaruh dengan tawaran cicilan. Banyak tenaga pemasaran dealer yang berupaya menggiring konsumen untuk membeli mobil tertentu, seolah-olah sesuai dengan kemampuan mencicil per bulan. Jangan tergiur dengan tawaran tersebut, karena patokan cicilan itu bisa "dimain-mainkan". Lebih baik Anda melakukan survei harga on the road (harga mobil plus pajak dan biaya dokumen) mobil idaman dan konsultasikan dengan bank pemberi cicilan. Patokan yang ditawarkan dealer biasanya melenceng dan lebih besar dibandingkan perhitungan bank.

4. Memilih mobil yang tidak sesuai kebutuhan. Membeli mobil memang sangat tergantung selera. Minibus, sedan, city car atau bahkan pikap dobel kabin, banyak yang bisa dipilih. Namun jangan lupakan kondisi lingkungan dan lalu lintas kota tempat Anda tinggal. Apakah cocok dengan mobil yang dipilih? Selain itu pilih mobil dengan biaya perawatan yang sesuai bujet.

FERY FIRMANSYAH

Otomotif Terpopuler

Soal SUV, Mitsubishi Yakin Kalahkan Pesaingnya

Roda Gampang Copot, GM Tarik 27 Ribu Cadillac SRX

#Penjualan Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi