Meski Dikritik Jokowi, 14 Ribu Orang Pesan Agya  
Reporter: Tempo.co
Editor: Juli Hantoro
Selasa, 17 September 2013 16:42 WIB
Executive Vice President Toyota Motor Corporation Yukitoshi Funo (kiri), Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (2kiri), Dirut Astra International, Prijono Sugiarto (3kiri) pada pengumuman kolaborasi Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla di Jakarta, Rabu (19/9). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Meski banyak menuai kritik, mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) ternyata laku keras. Jumlah pemesanan untuk Toyota Agya saja sudah mencapai 13-14 ribu sampai hari ini. Padahal, Toyota Asta Motor menargetkan hingga akhir tahun Agya bisa terjual hingga 15 ribu unit.

"Sejak pertama kali launching hingga sekarang sudah mencapai 13-14 ribu. Ini sudah termasuk yang dulu memesan. Pada hari pertama launching, jumlah yang memesan sudah mencapai 11.500 unit," kata Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor, Rahmat Samulo, pada Tempo di Jakarta, Selasa, 17 September 2013.

Menurut dia, Toyota berkeinginan untuk menambah jumlah mobil LCGC yang tersedia. Namun, hal tersebut tergantung dari kesiapan produsen Agya, yaitu Astra Daihatsu Motor, untuk memproduksi mobil tersebut. Saat peluncuran Ayla pekan lalu, Daihatsu menargetkan bisa memproduksi 30 ribu unit LCGC hingga akhir tahun. Target 30 ribu unit tersebut termasuk 15 ribu Agya. "Kami tentunya ingin menyediakan, tapi kami sekarang lagi proses bicara ke bagian produksi apakah kapasitasnya memungkinkan untuk memproduksi lebih," katanya.

Direktur Jenderal Industri Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, menargetkan produksi LCGC bisa mencapai 35-40 ribu unit hingga akhir tahun. Ia optimistis jumlah tersebut bisa terealisasi. "Target produksi yang keluar bisa mencapai 35-40 ribu unit. Tapi yang sampai ke konsumen bisa kurang dari itu karena butuh waktu," katanya.

Rahmat mengatakan di tengah pesanan yang membanjir, kini Toyota terus berupaya agar mobil LCGC yang sudah dipesan bisa segera diterima konsumen. Ia mengatakan hal tersebut menjadi fokus Toyota sekarang, apalagi setelah konsumen menunggu lama karena regulasi yang tak kunjung keluar. "Kami pokoknya berusaha agar customer tidak menunggu terlalu lama," katanya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku sudah mengirim surat keberatan pada Wakil Presiden Boediono mengenai kebijakan pemerintah yang mengeluarkan LCGC. Menurut dia, LCGC hanya akan memperparah kemacetan Ibu Kota. "Kita dikejar nyiapin infrastruktur agar cepat selesai, tapi kemudian datang mobil murah," katanya.

ANANDA TERESIA

Topik TerhangatTabrakan Anak Ahmad Dhani | Siapa Bunda Putri | Penembakan Polisi | Miss World | Misteri Sisca Yofie

Berita Terpopuler:Munzir Almusawa Ramal Dirinya Meninggal di Usia 40Gara-gara Ngobrol, Perwira Ini Diusir KapolriHalo, Saya Bunda PutriTiga Penyebab Organ Intim Penjual Kopi Dirusak Selenggarakan Miss World, Hary Tanoe Merugi

#Low Cost Green Car | LCGC | Mobil Hijau
#Jokowi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi