Mobil Murah Jadi Primadona di IIMS
Reporter: Tempo.co
Editor: Juli Hantoro
Senin, 23 September 2013 06:00 WIB
Suasana pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/9). TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO , Jakarta:Meski banyak terjadi penolakan, namun parade mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yang dipamerkan di Indonesia International Motor Show 2013 jadi pusat perhatian pengunjung. Mereka tampak berdesak-desakan menyaksikan mobil murah yang dipajang di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad 22 September 2013.

Di Hall yang didominasi warna putih itu, beberapa produsen mobil memamerkan produk andalannya termasuk mobil murah. Para sales begitu giat menyapa dan menawarkan produk. Karena mobil murah paling ramai dikunjungi, sales pun beramai-ramai menarik para pengunjung untuk sekedar mencoba duduk di mobil murah. "Gimana pak nyaman," ujar sales tersenyum. "Hari ini saya sudah menjual tiga mobil," ujar seorang sales yang tak mau disebutkan namanya.

Toyota dan Honda berada tepat di pintu masuk hall D. Sedangkan Daihatsu, dan Nissan berada di tengah Hall dekat dengan panggung hiburan. Suzuki menempati pojok Hall D ini.

Agya dan Honda Brio Satya--mobil murah kedua produsen tersebut--pun dipampang paling depan. Ditambah Sales Promotion Girl melengkapi daya tarik mobil murah tersebut.

Dibandingkan dengan jenis mobil lain, kedua mobil murah tersebut ramai dikunjungi. "Saya tertarik karena mobilnya murah tapi berkualitas, selain itu irit juga," kata Sonny Seormarsono pengusaha di bidang konstruksi. Pria asal Cibubur ini sengaja datang ke Indonesia International Motor Show (IIMS). Ia datang bersama istri tertarik untuk membeli mobil murah tapi masih membandingkan antara Toyota (Agya) dengan Honda (Brio Satya). Ia bercerita, mobil murah tersebut untuk istrinya. "Istri saya yang ingin, meskipun kami sudah punya dua mobil," ujarnya.

Tak hanya Sonny, pegawai Sekretaris Negara, Erwin pun tertarik dengan mobil murah Honda Brio Satya. Ia sengaja datang dari Balaraja, Tangerang hanya untuk melihat mobil murah. Pria 58 tahun ini mengatakan, selain murah tapi berkualitas, cicilannya pun ringan. "Ini cicilannya cuma sejuta per bulan. Murah kan? Dan kata mereka (sales) nilai cicilan tersebut bener segitu."

Ia memang berniat untuk kredit mobil murah meskipun dirinya sudah memiliki mobil. "Kalau jadi yang lama saya jual," tutur Erwin dengan sumringah.

Lain halnya dengan stand Honda, pengunjung nampak lebih banyak melihat mobil murah keluaran Toyota yakni Agya. Hari Eka Kurniawan, 30 tahun, belum tertarik dengan mobil murah ini. "Katanya mesti nunggu dulu, karena sudah banyak yang memesan. Sekitar 30 ribu yang sudah nunggu," ujar Pegawai Negeri Sipil Pemda Banten ini.

Ia menuturkan dengan adanya mobil murah ini dapat mematikan mobil Esemka yang digembar gemborkan dulu. Selain itu, dengan adanya mobil murah ini dapat menambah kemacetan di jalan. "Ini mobil masih kontroversi," ucapnya.

Lain halnya dengan Hari, Erwin Saputra, 29 tahun, pegawai swasta, sangat tertarik dengan mobil murah ini. Ia tak hirau dengan kontroversinya mobil murah. "Saya tidak keberatan memakai pertamax karena irit mobilnya," ujar dia.

Ia menuturkan, dirinya datang dari Cipulir sengaja untuk melihat serta menanyakan kredit mobil murah ini. Rencananya, mobil murah ini sebagai hadiah untuk perkawinan. Ia pun telah membandingkan beberapa mobil murah sejak tadi sore. "Kayanya saya pilih Agya karena kualitasnya lebih bagus. Ada airbag-nya juga untuk keselamatan. Di Ayla katanya tidak ada," ucapnya. Selain itu, dirinya bersedia menunggu karena banyaknya yang memesan mobil Agya ini.

Sedangkan di stand pameran Daihatsu Ayla, pengunjung tidak terlalu membludak dibandingkan dengan stand Toyota Agya dan Honda Brio Satya, dari pantauan cukup lengang namun pengunjung terlihat ada yang silih bergantian mencoba mobil murah dari Daihatsu tersebut.

Bimo Agus, karyawan swasta terlihat sedang mencoba mobil Ayla. "Cukup nyaman," kata pria 54 tahun ini. Namun dirinya belum tertarik karena masih membandingkan dengan mobil murah lainnya. Ia pun mengaku akan membeli mobil murah karena kebutuhan. "Anak saya sekolahnya jauh jadi perlu mobil. Meskipun saya sudah punya dua mobil," ujarnya. Ia pun tak terlalu mempermasalahkan soal penggunaan pertamax untuk mobil murah ini. Karena mobil murah ini irit bahan bakar.

ERWAN HERMAWANTopik Terhangat:Penembakan Polisi| Tabrakan Anak Ahmad Dhani |Mobil Murah|Miss World Info HajiBerita Terpopuler:BBM Ada di Android, BlackBerry Optimistis Bertahan BBM Terbuka di Android, Penjualan BlackBerry? Ngaku di Singapura, Nikita Mirzani Cuit dari GrogolJumpa Boediono, Ahok Melunak Soal Mobil Murah Mobil Murah Cuma Trik Dagang

#Low Cost Green Car | LCGC | Mobil Hijau

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi