Apakah Helm Ski Mampu Melindungi Schumacher?
Reporter: Tempo.co
Editor: Antonius Wishnu Wijiantoro
Senin, 30 Desember 2013 14:22 WIB
Mantan juara dunia F1 asal Jerman, Michael Schumacher bermain ski di Madonna Di Campiglio, pada 13 Januari 2005. Schumacher mengalami kecelakaan ketika bermain ski di Alpen, Prancis. Ia mnegalami pendarahan otak dan kondisinya kritis. REUTERS/stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pembalap Formula 1, Michael Schumacher, dikabarkan berada dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan saat bermain ski di Meribel, Pegunungan Alpen, Prancis, Minggu, 29 Desember 2013. Schumacher menderita cedera setelah jatuh dan terbentur pada bagian kepala.

Schumacher terjatuh dan kepalanya membentur batu ketika melintasi persimpangan dari dua lereng Chamois (merah) dan Biche (biru) di ketinggian 2.783 meter. Meski mengenakan helm, Schumacher mengalami benturan yang cukup keras.

Berselang dua menit kemudian, dua penyelamat langsung memanggil helikopter. Schumacher diterbangkan ke rumah sakit terdekat. Namun, Schumacher harus dipindahkan ke rumah sakit Grenoble untuk perawatan lebih lanjut.

Soal cedera kepala, ini bukanlah kejadian pertama yang dialami juara dunia Formula 1 tujuh kali itu. Sebelumnya, Schumi mengalami beberpada kecelakaan yang mengancam karier dan nyawanya saat berolahraga.

Schuberth adalah sponsor helm pria asal Jerman itu. Produk aparel yang berbasis di Braunschweig itu menyediakan berbagai jenis desain unik ketika Schumi masih aktif menunggangi jet darat. Tak jarang pengaman kepala tersebut jadi salah satu faktor penyelamat Schumacher ketika terjadi kecelakaan. 

Pada 1998, Schumacher terlibat kecelakaan dengan David Coulthard di Grand Prix Belgia. Untungnya Schumacher tak mengalami cedera serius. Pada 1999, Schumi mengalami kecelakaan di sirkuit Silverstone. Beruntung Schumi hanya mengalami patah tulang tibia dan fibula.

Usai memutuskan pensiun pertama kali pada 2006, Schumacher menjajal kendaraan roda dua. Namun, Schumacher justru mengalami kecelakaan sepeda motor di Spanyol pada Februari 2009. Ayah dua orang anak itu mengalami patah tulang leher dan cedera tulang belakang.

Meski mengalami kecelakaan parah, Schumacher masih dinaungi dewi fortuna. Ia berhasil pulih dari cederanya itu dan kembali beraksi di balapan Formula 1 pada 2010. Namun, prestasi Schumacher kurang memukau sampai akhirnya memutuskan pensiun di tahun 2012.

Cedera kepala serius yang dialami Schumi ketika bermain ski diprediksi menimbulkan komplikasi tambahan karena dia mengalami koma setelah kecelakaan. Schumacher kabarnya akan ditangani oleh teman dekatnya, Gerard Saillant. Profesor asal Prancis itu adalah seorang ahli bedah yang telah mengoperasi Schumi ketika mengalami kecelakaan di Silverstone pada 1999.

BERBAGAI SUMBER | ANTONIUS WISHNU

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi