Dituding Terlibat Suap, Begini Dalih Ecclestone
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Senin, 10 Februari 2014 05:26 WIB
Bernie Ecclestone. REUTERS/Edgar Su

TEMPO.CO , Jakarta:Mantan bos Formula 1, Bernie Ecclestone, berharap semua tuntutan terhadap dirinya tentang kasus penyuapan bisa dibatalkan sebelum sidang dimulai. Ikon dunia balap berusia 83 tahun itu menghadapi tuntutan dalam kasus penyuapan senilai US$ 45 juta pada bankir Jerman, Gerhard Gribkowsky terkait penjualan saham Formula 1 pada 2005.

Gribkowsky divonis penjara 8 tahun 6 bulan karena menerima suap, penggelapan pajak dan pelanggaran perjanjian. Ecclestone yakin tak bersalah dan sidangnya tak akan dilanjutkan. "Berani bertaruh, hal itu tak akan terjadi. Banyak hal terjadi dalam hidup ini dan kau hanya perlu menghadapinya," kata Ecclestone seperti dikutip BBC Sport, 8 Februari 2013. Sidang kasus suap Ecclestone dijadwalkan berlangsung di Munich, Jerman, antara tanggal 24 April dan 16 September.

Ecclestone mengakui memberikan sejumlah uang pada Gribkowsky. Namun menurutnya itu bukanlah uang suap. Ecclestone mengaku terpaksa memberikan uang karena diperas oleh Gribkowsky. Ecclesstone takut bankir itu akan membeberkan masalah pajaknya pada Otoritas Pajak Inggris. Akibat kasus ini, Ecclestone mundur dari Formula 1 Januari lalu. Jika tuduhan suap terbukti, Ecclestone bisa dipenjara hingga 10 tahun di Jerman.

Ecclestone juga menghadapi tuntutan dari Constantin Medien, pemilik saham Formula 1 sebelumnya. Perusahaan media Jerman itu mengklaim Formula 1 dinilai terlalu rendah saat dijual pada CVC Capital Partners. Ecclestone dan orang-orang yang terlibat dalam penjualan Formula 1 delapan tahun lalu itu dituntut untuk membayar US$ 144 juta.

Meski bermasalah, Ecclestone masih mendapat dukungan dari tim-tim Formula 1. Ecclestone bahkan mendapat dukungan bos Red bull, Christian Horner, orang yang disebut-sebut bakal menggantikan posisinya sebagai orang nomor satu di Formula 1. "Formula 1 masih membutuhkannya lebih dari apapun saat ini, dia benar-benar orang yang cocok," kata Horner.

BBC | GABRIEL TITIYOGA

Berita LainKecelakaan Mobil, Maicon Pereira Wafat  Chelsea ke Puncak Klasemen, Mourinho Ogah JemawaArsenal Dibantai Liverpool, Szczesny Minta MaafKartu Merah Ronaldo, Falcao: Itu Keputusan Salah

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi