Agar Rio Bisa Ikut F1, Ahok Anggarkan Bantuan di APBD 2016
Reporter: Tempo.co
Editor: Anton Septian
Jumat, 30 Oktober 2015 07:05 WIB
Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, mengangkat pialanya setelah finis kedua pada balapan kedua (sprint race) GP2 Rusia di Sirkuit Sochi, Rusia, 11 Oktober 2015. Foto: Paolo

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan sedang mencari sponsor untuk membantu pembalap muda Indonesia, Rio Haryanto, berlaga di Formula Satu atau F1. "Kami ada kesempatan bisa mempertontonkan bahwa Indonesia juga bisa ikut F1," ucapnya di Balai Kota pada Kamis, 29 Oktober 2015.

Ahok mengaku sedang mencoba menganggarkan dana bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016. "Kami lagi coba ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Kalau ketok palu, bisa kami beri sponsor," ujarnya.

Menurut Ahok, kemampuan Rio untuk bisa maju ke F1 patut dihargai. "Kita tunjukkan bahwa enggak ada bangsa mana pun yang lebih superior," tuturnya. Ia menceritakan kegiatan Rio latihan disiplin setiap hari untuk menuju F1. "Latihan lari 10 kilometer dan berenang 4 kilometer," ujarnya. (Lihat Video Rio Haryanto Selangkah Menuju F1)

Rio mendatangi Ahok di Balai Kota pada Selasa lalu. Dia meminta bantuan dukungan dana untuk bisa berlaga di F1. Pasalnya, GP2 tinggal dua putaran, dan Rio harus segera menemukan tim untuk bergabung ke F1. Namun ia terkendala dana. Selain menemui Ahok, Rio akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno.

Lelaki 22 tahun ini menyabet tiga kali gelar juara dalam laga GP2 2015. Laga tersebut masing-masing digelar di Sakhir, Bahrain; Red Bull Ring, Austria; dan Silverstone, Inggris.

VINDRY FLORENTIN

#F1
#Ahok

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi