Ekonomi Lesu, Mobil88 Bisa Pertahankan Penjualan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 11 Desember 2015 15:54 WIB
Mobil88 ingin lebih realistis dalam menentukan target tahun depan. Tahun ini, secara market terjadi penurunan penjualan mobil bekas sebesar 20 persen.

INFO OTOMOTIF -  Mobil88 menargetkan pertumbuhan sebesar 10 -15 persen pada tahun 2016 atau turun dari target 2015 sebesar 20-25 persen. Di awal tahun, mobil88 juga akan melakukan ekspansi di tiga wilayah, yaitu di Cububur, Depok, dan Serpong. Ketiga wilayah ekspansi ini ditargetkan bisa mencetak penjualan sebanyak 80 unit per bulan.

Chief Operating Officer (CEO) mobil88 Fischer Lumbantoruan mengatakan rendahnya target tahun 2016 itu disebabkan adanya prediksi terhadap pertumbuhan ekonomi yang masih akan melambat. Melihat kondisi ini, kata Fischer mobil88 juga ingin lebih realistis dalam menentukan target tahun depan. Menurut dia, jika pert, umbuhan ekonomi masih melambat, suplai mobil bekas juga akan berkurang atau susah didapat. “Ini jelas sangat berpengaruh terhadap penjualan kita ke depan,” ujarnya.

Untuk tahun 2015 ini saja, Fischer menuturkan secara market terjadi penurunan penjualan mobil bekas sebesar  20 persen.  Namun, kata Fischer, mobil88 masih bisa mempertahankan penjualan flat dengan tahun lalu, yaitu sebanyak 20 ribu unit. “Ini didukung puluhan sales event berskala nasional dan regional yang kami lakukan, serta peluncuran inovasi layanan Buku Garansi pada 22 Oktober 2015 lalu,” katanya.

Lesunya ekonomi tahun ini menyebabkan turunnya minat masyarakat untuk membeli mobil. Apalagi mobil ini masih merupakan kebutuhan tersier bagi masyarakat Indonesia. Kondisi ini, kata Fischer, menyebabkan sulitnya mendapatkan mobil bekas, yang akhirnya mempengaruhi penjualan. “Tahun ini mencari mobil bekas itu tidak gampang, karena orang yang mau jual mobil sedikit,” tuturnya.

INFORIAL


 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi