Menpora: Potong Gaji untuk Bantu Rio Haryanto Hanya Sukarela  
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Kamis, 3 Maret 2016 04:38 WIB
Pembalap Tim Manor Racing, Rio Haryanto (kanan), menerima bendera Merah Putih dari Menpora Imam Nachrowi (kiri) sebagai simbol dukungan pemerintah dan BUMN untuk Rio berlaga di Formula 1, Jakarta, 18 Februari 2016. ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan penggalangan dana untuk membantu pembalap nasional Rio Haryanto melalui pemotongan gaji para pekerja di instansinya akan bersifat pribadi. Karenanya, kebijakan ini tidak dipaksakan.

"Saya bukan Menteri PAN-RB, saya tidak dapat memaksa pegawai negeri sipil untuk menyerahkan gajinya. Jadi ini sukarela dan akan menjadi kewenangan individu," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 2 Maret 2016.

Menurut Imam Nahrawi, inisiatif ini sebelumnya telah mendapatkan sambutan positif dari para pejabat Kemenpora, yang terlebih dulu dimintai pendapatnya sehingga kemudian ditawarkan kepada seluruh jajaran instansi itu.

Menpora juga menjelaskan, kementeriannya harus menjadi pionir kebijakan tersebut sehingga komunitas dan cabang olahraga induk lainnya tergerak serta semakin semangat untuk ikut menggalang dana.

"Rio butuh pertolongan kita dan kegiatan ini mungkin akan meringankan. Kemarin, ibunya Rio juga sudah menyampaikan beberapa harapan agar semangat ini bisa dilaksanakan ke kementerian lainnya," tuturnya.

Terkait dengan donasi tersebut, Menpora mengaku telah menyumbangkan seluruh gajinya dalam satu bulan, yakni sekitar Rp19 juta, dengan harapan posisi pembalap 23 tahun itu aman berlaga di Formula 1 (F1).

Kemenpora juga mengajukan alokasi dana sebesar Rp 50 miliar untuk membantu pembiayaan Rio kepada Manor Racing dalam rapat yang digelar bersama Komisi X DPR, Rabu ini.

ANTARA

#F1
#Kementerian Pemuda dan Olahraga
#Rio Haryanto

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi