Hamilton Keberatan dengan Peraturan Soal Radio Komunikasi
Reporter: Tempo.co
Editor: Yayuk Widiyarti
Selasa, 15 Maret 2016 18:18 WIB
Pembalap Mercedes Formula Satu, Lewis Hamilton, berselebrasi usai menjuarai F1 Grand Prix A.S. di Circuit of The Americas, Austin, Texas, 25 Oktober 2015. REUTERS/Adrees Latif

TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia 2014 dan 2015, Lewis Hamilton, mengakui bahwa balapan F1 di musim 2016 ini akan lebih sulit setelah ada peraturan yang lebih ketat soal penggunaan radio komunikasi. Selama ini penggunaan radio sangat membantu para pebalap karena banyaknya instruksi yang datang dari tim lewat radio.

Pembatasan penggunaan radio membuat para pebalap harus "berjuang sendiri" di mobil masing-masing. Menurut bos tim Mercedes GP, Toto Wolff, peraturan baru ini akan membuat para pebalap harus lebih berhati-hati agar tak membuat kesalahan atau menerapkan strategi yang keliru di trek.

Kesulitan yang muncul akibat pembatasan penggunaan radio komunikasi juga dinyatakan oleh Hamilton.

"Perubahan yang besar dan apakah saya setuju atau tidak, yang jelas peraturan ini akan membuat segalanya lebih sulit," kata Hamilton di Autosport.

"Kami harus mengingat lebih banyak hal, begitu banyak proses yang berbeda, dan akibat yang harus kami tanggung di mobil. Kami harus bisa mencari jalan keluar sendiri, yang harus kami ingat sendiir," ujar awak tim Mercedes GP.

 Pebalap Inggris itu mengaku ada beberapa peraturan baru yang tidak mengena buatnya di 2016 ini karena tidak berpengaruh langsung pada performa di trek. Bahkan banyak peraturan yang dirasanya tidak berguna, terutama dalam hal peningkatan penampilan namun lebih menyangkut masalah teknik.

"Mungkin kami masih akan mengalami kesulitan dpada seri pertama atau kami harus menyiapkan hallhal tertentu sebaik-baiknya," tutur mantan pebalap McLaren itu.

Seri pertama akan berlangsung di Melbourne 2016, 20 Maret.

PIPIT

#F1
#Mercedes Benz
#Lewis Hamilton
#Australia

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi