Pembalap Ricciardo Bosan atas Isu Kepindahan ke Ferrari
Reporter: Tempo.co
Editor: Yayuk Widiyarti
Jumat, 18 Maret 2016 12:48 WIB
Daniel Ricciardo asal Australia dari tim Infiniti Red Bull Racing, berlatih di tahap akhir kejuaraan Monaco Formula One Grand Prix di arena Circuit de Monaco. Monte-Carlo, Monaco, 23 Mei 2015. Paul Gilham/Getty Images

TEMPO.COJakarta - Pembalap Australia, Daniel Ricciardo, memiliki keinginan bisa naik podium pada seri pembuka F1 2016 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu, 20 Maret 2016. Namun, di sisi lain, awak tim Red Bull itu merasa pesimistis bisa merebut posisi depan jika melihat kinerja mesin Renault yang digunakan mobilnya.

"Mungkin kinerja mobil kami baru terlihat saat berlari lama di balapan dan belum terlihat di kualifikasi. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," ujar Ricciardo di AAP.

Pembalap berusia 26 tahun itu juga menampik berbagai rumor bahwa ia akan bergabung dengan Ferrari dan mantan rekannya di Red Bull, Sebastian Vettel, mulai 2017. Padahal, ketika masih bersama, hubungan Ricciardo dengan Vettel kurang akrab. 

Isu tersebut berawal dari komentar mantan juara dunia Alan Jones bahwa Ferrari harus mempertimbangkan mengganti Kimi Raikkonen dengan Ricciardo pada 2017. Kebetulan tahun ini adalah yang terakhir dalam kontrak pembalap kelahiran Perth itu dengan tim Banteng Merah.

"Saya tak yakin Seb (Vettel) menginginkan hal yang sama. Saya sudah mendengar apa yang dikatakan AJ, mendengar beberapa komentar lain dan terus ditanya soal ini. Tahun lalu, saya juga sudah ditanya mengenai hal ini dan, jujur saja, tak banyak yang bisa saya katakan soal itu," tutur Ricciardo.

"Masih terlalu awal untuk membicarakan masalah ini dan memberi jawaban membosankan kepada wartawan. Saya hanya fokus pada musim ini bersama Red Bull. Lagi pula kontrak saya belum habis," tuturnya.

Ricciardo ditarik ke Red Bull dari tim "adik" Toro Rosso (yang artinya juga Banteng Merah dalam bahasa Italia) pada 2014. Ia menggantikan pembalap Australia lain, Mark Webber, yang pensiun. Hanya setahun ia berduet dengan Vettel karena pada tahun berikutnya juara dunia empat kali itu hijrah ke Ferrari.

PIPIT

#F1
#Australia

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi