Ikuti Balapan Formula 1 Kanada, Apakah Rio Haryanto Berpuasa?
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Minggu, 12 Juni 2016 04:09 WIB
Masyarakat Indonesia menyambut Rio Haryanto di Montreal, Kanada. Dokumentasi KJRI Montreal

TEMPO.COJakarta - Rio Haryanto menjadi satu-satunya pembalap muslim dalam laga Grand Prix Formula Satu (GP F1) di Kanada dan tetap berpuasa Ramadan selama menjalani sesi latihan menjelang balapan Minggu ini.

Pembalap debutan GP F1 sekaligus orang Indonesia pertama dalam lomba balap paling bergengsi ini membuat Piers Hunnisett, selaku manajernya, khawatir Rio bakal kekurangan makanan dan cairan sehingga mempengaruhi konsentrasinya.

"Rio telah berpuasa, tapi tim dan dokternya akan memutuskan apa yang harus dilakukan pada Minggu ini," katanya kepada Reuters, Sabtu, 11 Juni 2016.

Hunnisett menimpali, "Ini adalah balapan yang panjang dan kami khawatir tentang dehidrasi.”

Ia mengemukakan, "Pembalap kehilangan banyak cairan tubuh selama perlombaan dan kami tidak ingin dia kehilangan konsentrasi saat mengemudi dalam kecepatan 350 kilometer per jam atau apa pun itu.”

"Ini lebih dari masalah keamanan. Dia telah mengikuti imannya di Montreal pekan ini, tapi kami akan melihat apa nasihat dari dokter tim. Tapi, pada Senin, ia akan berpuasa lagi."

Hunnisett juga mengatakan pembicaraan mengenai Rio, yang tergabung dalam tim Manor Racing, terus berlangsung dengan pemerintah Indonesia dan sponsor lain guna memperluas kesepakatan dengan tim yang berbasis di Inggris itu.

Pertamina, yang menjadi sponsor utama Rio, sejauh ini telah memberikan kontribusi sekitar US$ 5 juta untuk dana yang dibutuhkan guna mengamankan kursi balapan di tim terkecil dalam GP F1 ini.

Pemain berusia 23 tahun itu dijamin ikut GP F1 sampai ronde ke-11 musim ini di Hungaria, tapi membutuhkan lebih banyak dana untuk tetap di kursi di luar liburan musim panas.

"Pembicaraan kontrak masih berlangsung. Rio ada di dalam mobil sampai di Hungaria, itu semua dibayar secara berkala. Itu menentukan apakah kami memperpanjang kontraknya,” ujarnya.

Ia menilai, "Pemberitaannya di Indonesia sangat besar dan pemerintah menyukainya. Dia melakukan pekerjaan yang baik dan mudah-mudahan kami berada di sini untuk jangka panjang. Dia telah mengejutkan banyak orang.”

"Rekan setimnya, Pascal Wehrlein, berujung pergi ke berbagai tempat dan, jika kita bisa membuat mereka berpasangan, sangat baik untuk karier Rio,” tutur Hunnisett.

Rio, yang mengendarai MRT Mercedes, dalam perlombaan GP F1 Kanada, yang berlangsung Minggu ini, akan menempati posisi start ke-21.

ANTARA

#F1
#Rio Haryanto

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi