Rio Haryanto Ingin Ulang Kenangan Manis di Hungaroring
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Jumat, 22 Juli 2016 11:38 WIB
Rio Haryanto, pembalap F1 tim Manor Racing asal Indonesia, di Sochi, Rusia, 28 April 2016. Lomba Formula satu GP Rusia akan berlangsung pada 1 Mei 2016. F1twitter.com/manorracing

TEMPO.CO, Jakarta - Rio Haryanto masih ingat betul perasaan bangga dan haru ketika lagu Indonesia Raya berkumandang di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, 30 Juli 2011. Di tengah rintik hujan, Rio berdiri di podium tertinggi dan mengangkat trofi juara pertama balap mobil GP3 seri Hungaria. Kala itu Rio bernaung di Marussia Manor Racing.

"Ketika itu balapan dimulai dalam kondisi hujan dan saya start dari posisi sembilan," kata Rio kepada Tempo melalui pesan pendeknya, Selasa lalu.

Pembalap kelahiran Surakarta tersebut menceritakan saat itu dia memulai balapan dengan start yang bagus. Hujan yang mengguyur membuat para pembalap tak leluasa menginjak pedal gas.

Kecermatan Rio di atas lintasan licin sukses menyalip satu per satu pembalap di depannya. Rio mampu bertengger di urutan kedua balapan setelah berduel dengan James Calado. Di depan Rio masih ada Valtteri Bottas yang unggul cukup jauh.

"Tapi untung safety car keluar menjelang lap akhir dan membuat jarak saya dengan Bottas dekat lagi," kata Rio. "Setelah safety car masuk, saya langsung menyalip Bottas di putaran terakhir."

Kenangan manis itulah yang menjadi penyemangat Rio untuk berlomba di putaran ke-10 balap Formula 1 2016 di Sirkuit Hungaroring, Ahad nanti.

Namun Rio tetap sadar diri kecil kemungkinan dirinya dapat mengulang kenangan manis lima tahun silam itu. Sebab, balapan GP3 berbeda jauh dibanding F1.

Menurut Rio, Sirkuit Hungaroring, yang memiliki panjang 4,381 kilometer dan 16 tikungan rapat, kurang cocok dengan MRT05--mobil Manor Racing.

Sebab, sirkuit tersebut membutuhkan daya tekan mobil atau down force yang tinggi. Daya tekan itu bakal mempermudah jet darat itu keluar-masuk tikungan dengan cepat.

Hingga saat ini mobil Manor masih berkutat dengan masalah perbaikan aerodinamika demi menambah daya tekan.

“Tapi, dengan temperatur sirkuit yang panas, akan menjadi sedikit keuntungan bagi kami (untuk menambah daya cengkeram ban di aspal)," kata pembalap 23 tahun itu.

Seusai balapan GP Silverstone Inggris, seluruh tim F1 melakukan sejumlah tes untuk memperbaiki penampilan mobil masing-masing.

Hal serupa dilakukan Manor Racing di Silverstone untuk membenahi sisi aerodinamika mobil, tepatnya untuk menambah daya tekan roda depan. Hasil uji Silverstone diakui Rio bakal digunakan untuk balapan di Hungaria.

Meski begitu, Rio tak mau mematok target mengantongi poin perdana. "Harapannya bisa di depan tim Renault dan Sauber," kata dia.

INDRA WIJAYA

#F1
#Rio Haryanto

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi