Tesla Motors dan Panasonic Garap Mobil Listrik  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rully Widayati
Rabu, 28 Desember 2016 23:04 WIB
Sebuah mobil listrik Model S P85, lansiran pabrikan Tesla. Diparkir di dekat alat pengisi daya, di sebuah showroom mobil di Jerman. Mobil rancangan Tesla, menggunakan tenaga listrik untuk menggantikan bahan bakar. Munich, Jerman, 30 Maret 2015. Krisztian Bocsi/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Dua perusahaan raksasa dunia, produsen mobil listrik terbaik di dunia, Tesla Motors, dan perusahaan teknologi asal Jepang, Panasonic Corp, meningkatkan sinergi dalam menguasai pasar mobil listrik dunia.

Keduanya segera memproduksi baterai tenaga matahari (solar cell) dan modul di pabrik milik Tesla di Buffalo, New York.

Guna mendukung proses produksi yang akan dimulai musim panas ini, pihak perusahaan menyatakan kapasitas produksi pabrik akan ditingkatkan hingga 1 gigawatt pada 2019 mendatang.

Proyek kerja sama kedua perusahaan besar dunia tersebut diperkirakan akan menyerapkan 1.400 tenaga kerja dengan lebih dari 500 tenaga kerja di bagian produksi.

Panasonic melalui juru bicaranya Yayoi Watanabe mengungkapkan akan menyuntikkan dana investasi lebih dari 30 miliar yen atau sekitar US$ 256 juta yang akan dialokasikan untuk pemasangan perangkat produksi.

"Kami sudah tahu mengenai kesepakatan tersebut, tapi sekarang (kerja sama tersebut) direalisasikan," ujar Ben Kallo, analis yang bekerja dengan Robert W. Baird.

"Panasonic menanggung biaya produksi dan Tesla membeli modul tersebut," ucapnya.

Tidak hanya itu, kedua perusahaan tersebut tengah membangun pabrik raksasa yang menghabiskan dana hingga US$ 5 miliar untuk memproduksi baterai Lithium-ion untuk mobil listrik dan sejumlah produk penyimpan daya.

Di lain pihak, Tesla saat ini juga tengah mempersiapkan Tesla Model 3 yang diperkirakan akan diluncurkan pada akhir 2017 nanti.

BISNIS.COM

#Mobil Listrik
#Tesla

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi