Dewan Hidrogen Dibentuk, Promosikan Bahan Bakar Alternatif
Reporter: Tempo.co
Editor: Sugiharto
Kamis, 19 Januari 2017 20:40 WIB
Mobil konsep berbahan bakar hidrogen Honda Clarity di GIIAS 2016, Jakarta, 11 Agustus 2016. TEMPO/PRAGA UTAMA

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 13 perusahaan raksasa dunia di sektor energi, transportasi, dan industri meresmikan pembentukan Hydrogen Council pada elasa, 17 Januari 2017, dalam pertemuan di Davos, Swiss.

Pembentukan Hydrogen Council itu bentuk inisiatif global untuk menyerukan visi bersama serta tujuan jangka panjang terhadap bahan bakar hidrogen untuk mendorong transisi energi di dunia.

BacaBegini Cara Buat Bahan Bakar Hidrogen dari Matahari 

Dewan Hidrogen tersebut dipimpin oleh dua Co-Chairperson yang diwakilkan kepada Air Liquide dan Toyota. Dewan tersebut dibemtuk oleh 13 CEO daRI sektor energi dan industri otomotif, yakni Air Liquide, Alstom, Anglo American, BMW GROUP, Daimler, ENGIE, Honda, Hyundai, Kawasaki, Royal Dutch Shell, The Linde Group, Total, serta Toyota.

"Paris Agreement 2015 untuk memerangi perubahan iklim merupakan langkah besar namun memerlukan tindakan bisnis untuk membuat hal terjadi menjadi kenyataan," kata CEO Air Liquide Benoît Potier.

SimakMobil Berbahan Bakar Hidrogen Buatan Toyota Laris |

Seperti dikutip dari laman toyota.co.jp edisi esok harinya, melalui pembentukan dewan tersebut muncul komitmen bahwa hidrogen merupakan solusi kunci dalam transisi energi yang tengah terjadi di dunia. Hidrogen dinilai menguntungkan karena tidak melepaskan gas karbon dioksida sehingga menjadi bahan bakar atau sumber energi bersih. Teknologi serta produk yang memanfaatkan hidrogen kini telah berkembang secara signifikan hingga saat ini.

Dewan Hidrogen akan bekerjasama atau memberikan rekomendasi atau saran bagi semua pihak guna mencapai tujuan tersebut. Pihak-pihak yang dimaksud adalah para pemerintah dunia, pemain bisnis, para pemain industri yang memanfaatkan hidrogen, lembaga internasional, serta masyarakat.

Para anggota Dewan Hidrogen mengungkapkan ambisi untuk mempercepat investasi yang signifikan dalam pengembangan dan komersialisasi hidrogen serta bahan bakar fuel cell. Tentu saja program ini membutuhkan dukungan para pemerintah dunia dengan kebijakan yang tepat dan skema yang mendukung. Saat ini nilai investasi di sektor bahan bakar hidrogen tercatat 1,4 miliar Euro per tahun.

Benoît Potier menuturkan bahwa Dewan Hidrogen hadir bersama para perusahaan besar dunia di sektor energi, industri, dan otomotif dengan ambisi yang jelas: menjelaskan mengapa hidrogen menjadi solusi kunci bagi proses transisi energi saat ini. "Namun. kami tidak dapat ewujudkannya sendiri. Kami butuh dukungan para pemerintah dunia," ucapnya

BISNIS.COM

#Bahan Bakar Alternatif
#Swiss

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi