Honda Tak Ingin Buru-buru Masukkan Mesin Diesel
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Rabu, 1 Februari 2017 23:10 WIB
Honda Civic Hatchback yang dipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE BSD, Tangerang, 12 Agustus 2016. Civic Hatchback Turbo dilengkapi mesin 1,5 liter VTEC. TEMPO/Fajar Januarta

TEMPO.CO, Denpasar - Sebentar lagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan meluncurkan Suzuki Ertiga Hybrid bermesin diesel. Ertiga Hybrid akan menemani Chevrolet Spin bermesin diesel yang sudah dipasarkan sejak 2013.

Mobil yang mengisi segmen kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) ini bertarung dengan MPV lain bermesin bensin seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Honda Mobilio.

Baca:Begini Sensasi Mengendarai Suzuki GSX R 150Eurokars Jamin Layanan Purnajual Konsumen Mazda

Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengaku pihaknya saat ini belum memikirkan untuk memasukkan mesin diesel.

"Kami tidak terburu-buru untuk memasukkan mesin diesel ke Indonesia. Setidaknya belum untuk saat ini," kata Jonfis di sela-sela acara test drive mobil New Honda Mobilio di Denpasar, Bali, Rabu, 1 Januari 2017.

Simak:Bulan Ini Toyota Astra Finance Berlakukan DP 5 PersenUber Gandeng Daimler Wujudkan Mimpi Mobil tanpa Sopir

Menurut Jonfis, Honda saat ini masih ingin berfokus pada mobil-mobil bermesin bensin yang telah maupun akan dipasarkan di Indonesia. Honda justru lebih fokus pada downsizing engine, mesin ber-cc kecil yang dilengkapi dengan turbo.

Saat ini, model turbo yang sudah masuk ke Indonesia Honda Civic 1.5 Turbo. Seruan untuk mempopulerkan downsizing engine pada produk-produk Honda di masa depan telah disampaikan CEO Honda Motor Co Takahiro Hachigo pada ajang Tokyo Motor Show 2015 silam. 

WAWAN PRIYANTO

#Penjualan Mobil
#PT Honda Prospect Motor
#Jonfis Fandy

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi