Incar 50 Persen Pangsa Pasar di 2019, Ini Strategi KTB
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Jumat, 10 Februari 2017 15:45 WIB
Mitsubishi Tractor Head FZ4928 (ktbfuso)

TEMPO.CO, Jakarta - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia, menargetkan market share (pangsa pasar) kendaraan niaga Mitsubishi sebesar 50 persen dalam tiga tahun mendatang.

Secara volume, penjualan Fuso pada 2016 mencapai 33.061 unit dengan pangsa pasar 45,8 persen. Sedangkan total penjualan kendaraan niaga sebesar 72.208 unit.

Director of Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) Marketing Division PT KTB Duljatmono mengatakan target tersebut cukup realistis karena didorong program pembangunan infrastruktur berskala besar yang mulai gencar dilakukan.

Baca:Mitsubishi Munculkan Lagi Penantang Toyota HiluxMobil Angkutan Tata Ace Rambah Lampung

"Kami optimistis karena pembangunan infrastruktur juga ramai. Ini tentu menjadi peluang besar bagi industri otomotif, khususnya kendaraan niaga," kata Duljatmono di kantor KTB di kawasan Pulomas, Jakarta, Jumat, 10 Februari 2017.

Dia juga menambahkan, sektor pertambangan dan perkebunan yang mulai membaik dan cukup stabil sepanjang tahun lalu dapat memicu peningkatan penjualan kendaraan niaga. "Karena itu, kami optimistis penjualan (Fuso) tahun ini naik 10 persen dibanding pencapaian tahun sebelumnya," ujarnya.

Menurut dia, tahun ini akan menjadi tahun yang penuh tantangan baru bagi KTB. Pasalnya, KTB akan memisahkan fokus bisnisnya antara kendaraan niaga dan penumpang yang menurut rencana dilakukan pada April 2017.

Simak:New Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Dipasarkan, Ini HarganyaIni Cara Suzuki Pasarkan Ertiga Diesel

KTB akan melakukan reorganisasi bisnis, menjadi perusahaan yang hanya bergerak di bisnis Mitsubishi Fuso, Truck, Bus, Corporation dengan 2 fungsi sebagai manufaktur dan distributor. Komposisi sahamnya dibagi menjadi PT Krama Yudha 40 persen; Mitsubishi Corporation 30 persen; dan Mitsubishi Fuso, Truck, & Bus Corporation 30 persen.

Keputusan ini merupakan bentuk kegiatan bisnis yang bertujuan agar fokus pada masing-masing segmen pasar. Sekaligus untuk merespons dan berkontribusi pada setiap pemintaan dari masing–masing segmen pasar, dengan cepat dan fleksibel.

Melalui perubahan struktur organisasi ini, Mitsubishi bertujuan untuk terus berkembang dan memperluas produk dan layanan dengan kualitas yang lebih baik bagi konsumen setia kendaraan Mitsubishi dan juga masyarakat Indonesia.

WAWAN PRIYANTO

#Penjualan Mobil
#Mitsubishi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi