Mobil Listrik Nissan Leaf Terbaru Muncul Tanpa Pedal Rem
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Rabu, 6 September 2017 12:36 WIB
Nissan Leaf 2018. Dok The Verge

TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Leaf 2018 secara resmi diperkenalkan. Mengutip laporan The Verge, Selasa malam waktu Amerika Serikat (Rabu waktu Indonesia, 6 September 2017), Nissan merombak total desain mobil listrik yang bersaing dengan Chevrolet Bolt dan Tesla Model 3 ini.

Nissan mengklaim baterai 40 kWh New Leaf mampu digunakan untuk menempuh jarak 150 miles (setara 241,4 kilometer) di bawah pengujian Environmental Protection Agency (EPA) dan 400 kilometer berdasarkan pengujian Japanese JC08. Jarak tempuh ini meningkat dibanding model sebelumnya yang menggunakan baterai 30 kWh dengan jarak tempuh 107 miles (172,2 kilometer).

Baca: Nissan Leaf Terbaru Ini Hanya Satu Memakai Satu Pedal

Sayangnya, kemampuan Leaf terbaru ini belum sebanding dengan Bolt dan Tesla Model 3 yang memiliki daya jelajah 383 kilometer dan 350 kilometer. Nissan berencana meningkatkan Leaf terbaru yang lebih bertenaga dan memiliki daya jelajah lebih jauh lagi di tahun mendatang.

Proses charging pada New Nissan Leaf. The Verge.

Menariknya, Nissan Leaf terbaru dapat dikemudikan hanya dengan satu pedal. Nissan menyebutnya sebagai e-Pedal dan dideskrepsikan sebagai sesuatu yang revolusioner. e-Pedal memiliki fungsi untuk menghidupkan mobil, berakselerasi, deselerasi, dan berhenti. Pelepasan pedal ini memanfaatkan gesekan dan rem regeneratif yang dapat membuat mobil berhenti total bahkan pada tanjakan curam.

Simak: Mobil Listrik Tesla Muncul, Posisi Nissan Leaf Terancam

Nissan Leaf terbaru ini merupakan model pertama Nissan yang mengadopsi ProPilot autonomous drivign technology untuk garis pembatas tunggal di jalan tol. Model ini mengaplikasikan ProPilot yang akan mengambil alih kemudi saat parkir.

Nissan Leaf terbaru mengadopsi desain yang cukup familiar pada keluarga Nissan, yakni boomerang-shaped dan grill berlogo V besar di bagian muka. Grill berkelir biru dan molding yang juga berwarna biru menguatkan Nissan Leaf sebagai mobil listrik.

Emblem Zero Emission pada New Nissan Leaf. The Verge.

Di bagian interior, Nissan masih mempertahankan desain konservatif seperti desain mobil berbahan bakar bensin pada umumnya, hanya saja lampu indikator berwarna biru di meter cluster juga menguatkan bahwa mobil itu adalah mobil listrik. Pada dashboard, terdapat LCD layar sentuh 7 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay.

Di Amerika, mobil ini dipasarkan mulai dari harga US$ 29.990 sebelum insentif. Harga ini lebih murah dibanding Chevrolet Bolt EV dan Tesla Model 3 yang dipasarkan dengan harga US$38.000 dan US$ 42.200 (baterai berkapasitas kecil) dan US$57.700 (baterai berkapasitas lebih besar).  

Nissan kabarnya bakal segera meluncurkan secara resmi Nissan Leaf di Tokyo, Jepang, dan Las Vegas, Amerika Serikat.

THE VERGE | LA TIMES | WAWAN PRIYANTO

#Mobil Listrik
#Nissan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi