Isuzu Berharap Permintaan Pemerintah di Segmen Kabin Ganda Naik
Reporter: Bisnis.com
Editor: Eko Ari Wibowo
Selasa, 6 Maret 2018 10:21 WIB

GOOTO.COM, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan pasar kabin ganda mengalami kenaikan karena dipicu dari pemulihan harga komoditas, khususnya pertambangan. Sepanjang tahun lalu, penjualan retail Isuzu D-Max naik 3,5 persen dibandingkan dengan 2016, atau menjadi 1.291 unit. Namun pasokan ke dealer turun 6,73 persen.

“Faktor penyebab pergerakan angka penjualan ini lebih disebabkan oleh project timing dari target konsumen kami di sektor pemerintah,” kata Vice President Director IAMI Ernando Demily dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Maret 2018.

Baca: Produk Isuzu Diklaim Bisa Lolos Standar Emisi Euro 4

Ernando mengatakan, pada 2016, permintaan dari pemerintah terbilang kuat. Namun, pada tahun lalu, sektor tersebut cenderung stabil. Sepanjang tahun lalu sektor swasta dan pemerintah berbagi rata komposisi penjualan.

Menurut Ernando, kabin ganda tidak hanya bisa dipergunakan korporasi yang bergerak di sektor pertambangan. Pemerintah menggunakan kabin ganda sebagai kendaraan pendukung bagi Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Adapun berdasarkan data Gabungan Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar kabin ganda selama lima tahun terakhir terbilang fluktuatif. Setelah angka penjualan pabrik ke dealer tiga kali terperosok, tahun lalu segmen ini akhirnya naik signifikan. Senada dengan Isuzu, pemain lain juga menyebutkan bahwa perbaikan harga komoditas yang berujung pada pulihnya sektor pertambangan menjadi penyokong utama.

Baca: Isuzu Ungkap Penyebab Turunnya Penjualan Panther

Sepanjang 2017 penjualan kabin ganda naik 46,26 persen dibanding periode sebelumnya, atau menjadi 13.667 unit. Angka tersebut bukan capaian tertinggi. Sebab, pada 2012, pasokan ke dealer kabin ganda sempat menyentuh 19.364 unit.


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi