Pengelasan Rangka Buruk, 270 Ribu Jeep Wrangler Diselidiki NHTSA
Reporter: Wira Utama
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 23 September 2019 13:39 WIB
Jeep Wrangler di booth Hascar di IIMS 2019. 30 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

GOOTO.COM, Jakarta - Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat atau NHSTA akan menginvestigasi masalah pengelasan rangka Jeep Wrangler Jls buatan 2018. Sekitar 270.000 unit mobil SUV ini akan dilibatkan dalam proses penyelidikan.

Seperti dilansir dari Motor1, NHTSA merespons keluhan terkait pengelasan Jeep Wrangler yang dianggap tidak sesuai standar. Mobil SUV Offroad ini diduga memiliki cacat pengelasan pada rangka dan kemudi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Menurut laporan sementara NHTSA, ada hasil las yang berlubang, lasan dengan pelepasan yang tidak sesuai. Terlalu banyak terak (berlapis, seperti keropeng, yang terbentuk di atas bagian yang dilas). Selain itu ada juga potongan bahan las yang berhamburan, yang dapat ditemukan di berbagai bagian pada rangka kaca depan (frame).

Fiat Chrysler Automobiles atau FCA sebagai APM merek Jeep di Amerika Serikat mengatakan kepada Car and Driver bahwa mereka akan mengganti peredam kemudi secara gratis jika pengguna mengalami masalah. Namun terkait semua itu, sejauh ini belum ada laporan kecelakaan atau cedera akibat dari masalah las tersebut.

Selain itu, pihak FCA juga memperjelas, bahwa masalah pengelasan Jeep Wrangler tidak terkait dengan penarikan kembali (recall) Jeep Gladiator atas masalah gandar belakang. Ya, terkait itu kabarnya Jeep sudah menarik sekitar 3.427 unit pikap kabin ganda itu dan menyetop penjualan untuk sementara waktu.

#Jeep Wrangler
#Jeep

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi