Komunitas Trooper Indonesia
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 30 Oktober 2008 11:19 WIB
otomotif
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komunitas otomotif kini menjadi bagian dari gaya hidup sejumlah masyarakat di Indonesia. Bahkan mayoritas dari komunitas otomotif tersebut saling berlomba untuk menonjolkan sisi positif dalam berkreativitas maupun aksi sosial untuk mendukung hobi mereka di dunia otomotif.

Alesius Widodo, misalnya.Pengusaha berusia 37 tahun ini, adalah salah satu penggila otomotif, khususnya kendaraan model 4x4 buatan General Motors (GM), yakni Chevrolet Trooper. Mobil itu termasuk jenis sport utility vehicle (SUV) yang diproduksi GM dengan dua varian mesin.

Model pertama diluncurkan pada 1984 sampai 1991, dengan menggendong mesin diesel 2.500 cc. Sementara versi bensin dikeluarkan pada akhir 1991, dan berhenti diproduksi pada 1995.

Nah, karena Trooper itu tergolong mahluk unik dan langka, Widodo pun semakin cinta dengan "Si Prajurit" itu. Maka pada 2003, setelah sebelumnya para anggota aktif melalui milis sejak 2001, dia membuat wadah bagi para pecinta mobil Trooper yang kemudian hari dikenal dengan nama Komunitas Trooper Indonesia (KTI).

Menurut pria yang juga Direktur Utama perusahaan interior dan exterior desain yang diberi nama LDR Perwara Dekor ini, KTI merupakan sebuah wadah bagi para pecinta Trooper untuk bisa saling berinteraksi seputar kecintaan mereka terhadap mobil-mobil buatan GM, khususnya Trooper.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua anggota KTI harus memiliki Trooper. "Kami sangat apresiasif kepada personal yang menyukai Trooper, punya atau tidak itu hal kedua," ujar ayah tiga anak yang akrab disapa Widodo ini.

Keterbukaan KTI dalam menerima anggota itulah yang membuat komunitas ini, telah memiliki 12 chapter di beberapa kota di Indonesia. "Komunitas kami kebanyakan tersebar di pulau Jawa. Namun, antusias mereka yang ada di daerah juga sangat banyak. Jika ada even nasional pesertanya bisa mencapai ribuan," tutur Widodo yang menjabat selaku ketua KTI. Pernah dalam sebuah kesempatan, KTI chapter Bali menjadi tim survei untuk jalur media touring Mitsubishi Strada Triton.

Dalam bersosialisasi dengan masyarakat luas, komunitas ini kerap menyambangi ke daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau dengan mobil biasa. Kekuatan Trooper 4x4 yang mampu menembus medan off road, Widodo menjelaskan, yang membuat pihaknya kerap melakukan bakti sosial ke daerah yang kebanyakan tidak terjangkau alat transportasi. Mereka juga kerap mendapat dukungan dari GM dalam setiap even yang diadakan.

Lebih jauh diungkapkan Widodo, kepedulian GM dalam mengangkat dan memperhatikan komunitas pengguna produknya, membuat warga KTI hingga saat ini semakin loyal terhadap produk GM. Bahkan KTI juga diijinkan membuat bengkel khusus bagi para anggotanya.

Sejauh ini sudah ada dua bengkel yang selalu siap sedia dalam memenuhi keinginan pengguna Trooper.

Bengkel yang berlokasi di Pondok Cabe dan Cilandak itu, menurut Widodo, sebagian besar menggarap modifikasi mobil-mobil yang sudah terhitung tua itu. "Agar kesan gagah kian kuat," kata Widodo.

Komunitas yang memiliki alamat kantor sekretariat di Jl. Pejaten Raya No 2 – Rukan Pejaten No. 3, Jakarta Selatan, ini, selalu melakukan pertemuan rutin (kopi darat/kopdar) di Parkir Timur Senayan pada minggu kedua dan keempat.

"Merupakan ajang silaturahmi dwi mingguan yang menjadi sarana kita dalam bertukar informasi baik teknis kendaraan maupun persoalan lainnya," terang Widodo yang memiliki dua Chevrolet Trooper produksi 1985 dan 1995.

Nugroho Adhi 

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi