Catatan Sempurna Mercedes di F1 GP Rusia
Reporter: Antara
Editor: Wawan Priyanto
Kamis, 23 September 2021 06:00 WIB
Dua Pembalap Mercedes Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton memacu kendaraan mereka saat permulaan F1 GP Rusia, Sochi Autodrom, Sochi, Rusia, Ahad, 27 September 2020. REUTERS

GOOTO.COM, Jakarta - Pembalap Mercedes asal Inggris, Lewis Hamilton, berpeluang besar merayakan kemenangan ke-100 dalam kariernya di Formula 1 saat Grand Prix Rusia akhir pekan ini di Sochi.

Mercedes dikenal sebagai penguasa Sochi dan memenangi seluruh balapan di sirkuit ini sejak pertama kali digelar pada 2014. Sedangkan Hamilton berhasil memenangi podium pertama sebanyak empat kali dari tujuh balapan di sana. Sementara rekan satu timnya, Valtteri Bottas juga telah merayakan dua kemenangan di sana. Satu kemenangan tersisa direbut Nico Rosberg sebelum pensiun dari Mercedes. 

Akan tetapi, performa di masa lampau tidak selalu menjadi indikator yang terbaik di musim ini.

Pembalap tim Red Bull sekaligus pemuncak klasemen sementara Max Verstappen, yang bakal genap berusia 24 tahun pekan depan, akan tampil semakin menekan dari biasanya ketika persaingan perebutan gelar juara dunia semakin intens.

Tugas Verstappen di Rusia akan lebih berat karena dia harus menjalani penalti mundur tiga posisi start menyusul insiden tabrakan dia dengan Hamilton di Grand Prix Italia, di mana steward menyatakan pembalap Belanda itu menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

Sementara itu, Hamilton belum pernah memenangi balapan lagi sejak Silverstone pada Juli, tapi Sochi bisa memberikan dia kemenangan ke-100 di upaya kelimanya membalap di sirkuit tersebut.

Tidak ada tim lain, bahkan Ferrari, pernah memenangi balapan yang sama untuk tahun ketujuhnya secara beruntun, apalagi kedelapan, akan tetapi Mercedes tetap menjadi favorit.

"Lewis... sangat fokus dengan apa yang dia butuhkan untuk berhasil di delapan balapan berikutnya," kata bos tim Mercedes Toto Wolff seperti dikutip Reuters jelang GP Rusia.

"Sedangkan Valtteri, dia membalap jauh lebih baik dari sebelumnya... bertarung untuk kejuaraan, adalah apa yang benar-benar kami nikmati."

Sedangkan Red Bull belum pernah mengamankan pole di Sochi, posisi yang hanya pernah diraih oleh para pebalap Mercedes dan Ferrari.

Verstappen, akan tetapi, telah start dari posisi teratas sebanyak delapan kali dari 14 balapan di musim ini.

Tujuh kemenangan yang ia raih di musim ini juga berkat posisi start tiga besar di grid.

Sang pebalap Belanda kini mengantongi keunggulan lima poin atas Hamilton di klasemen, sedangkan Red Bull tertinggal 18 poin dari Mercedes di perebutan titel konstruktor.

"Kami lebih kompetitif tahun ini dan kami memiliki paket yang lebih baik saat ini jadi akan menarik melihat bagaimana kompetitifnya kami tahun ini," kata Verstappen yang tahun lalu finis runner-up di Sochi itu.

"Tentunya ini akan sama sekali berbeda dengan Monza dan sepertinya akan hujan akhir pekan ini... Saya tak sabar kembali ke sana dan melihat apa yang bisa kami lakukan.

"Penalti tentunya tidak ideal tapi tidak ada kerugian, saya melihatnya begitu."

Daniel Ricciardo dan Lando Norris merayakan finis 1-2 McLaren di Monza akan tetapi Sochi menjadi satu-satunya balapan di mana tim asal Woking itu gagal meraup poin pada musim 2020.

Mereka akan berupaya melupakan kegagalan tahun lalu karena kedua pebalap McLaren saat ini sedang berapi-api setelah mempersembahkan kemenangan pertama bagi McLaren sejak 2012 dan finis 1-2 sejak 2010.

Sementara itu, Ferrari, yang bertarung dengan McLaren dalam perebutan peringkat tiga konstruktor, juga akan berupaya mencuri kesempatan setelah finis poin solid dari Charles Leclerc dan Carlos Sainz.Baca juga: Mercedes Ungkap Kerusakan Mobil Lewis Hamilton Usai Ditabrak Verstappen

#Mercedes
#Lewis Hamilton
#Valtteri Bottas
#Max Verstappen
#Red Bull
#Charles Leclerc
#Ferrari
#Carlos Sainz

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi