GM Indonesia Sambut Keputusan Bush
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 21 Desember 2008 23:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT General Motors Autoworld Indonesia (GMAI) selalu pemegang mereka Chevrolet di Indonesia menyambut gembira keputusan pemerintah Amerika Serikat yang menyetujui pinjaman bagi General Motors, Chrysler, dan Ford.

Presiden Amerika George W. Bush menyetujui pinjaman senilai US$ 13,4 miliar pada Jumat (19/12) kemarin. Keputusan Bush di akhir masa jabatannya itu dinilai sangat tepat dan berpihak kepada perbaikan kondisi industri otomotif secara global.

Dalam siaran persnya, GM menyatakan langkah Bush ini membuat GM terhindar dari pengurangan pekerja dan karyawan besar-besaran, memungkinkan operasional GM dapat kembali ke situasi lebih baik serta menyelamatkan para pemasok, dealer dan usaha kecil lainnya yang bergantung pada operasional GM di Amerika khususnya dan di dunia pada umumnya.

Di Indonesia, GMAI lewat PR & Corporate Communications Manager, Kiki Fajar, menyambut baik kabar gembira ini. "Semoga berita baik ini dapat membuat pelanggan dan diler kami gembira. Karena bagaimanapun kami tetap berkomitmen untuk melayani semua pelanggan Chevrolet di Indonesia,” kata Kiki Fajar.

Mukiat Sutikno selaku Managing Director GMAI, turut menegaskan bahwa GMAI berkomitmen untuk terus mengembangkan pasar di Indonesia melalui merek Chevrolet. Dan prinsipalnya yakni GM Corp, ditegaskan Mukiat tetap melangsungkan studi investasi di Indonesia, mengingat pasar Indonesia sangat penting bagi GM dan telah masuk ke dalam daftar 11 negara yang dikatagorikan GM sebagai Emerging Market.

“Tingkat minat dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Chevrolet semakin meningkat dua tahun belakangan. Resale value produk kami pun meningkat seiring pertambahan populasi mobil Chevrolet di Indonesia yang dimotori oleh SUV kami Captiva," kata Mukiat.

Raju Febrian

#Otomotif
#Chevrolet
#Gayus Tambunan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi