Kanzen Hybrid, Bensin Bisa, Gas Pun OK  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 8 Januari 2009 11:48 WIB
TEMPO/Nugroho Adi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Lupakan sejenak produk sepeda motor buatan Matahari Terbit. Palingkan sedikit perhatian pada produk lokal: Kanzen Hybrid. Sepeda motor berbahan bakar ganda.

Kanzen, produk lokal buatan PT Inti Kanzen Motor (IKM) tampil inovatif di Jakarta Motorcycle Show (JMS) 2008, Desember lalu. Berbasis Taurus Ultima, IKM membuat sepeda motor pertama di Indonesia dengan bahan bakar gas dan bensin (hybrid/hibrida).

Menurut Nono Sumarno, Product Desain IKM, gas yang digunakan adalah liquid petroleum gas (LPG), seperti yang biasa dipakai sehari-hari di dapur rumah tangga.

Secara teori, kata Mang No, begitu dia akrab disapa, tabung gas 3 kilogram itu dapat digunakan menempuh jarak hingga 250 kilometer.

Bagaimana jika gas habis? Secara otomatis micro elektronic control unit (ECU) memerintahkan klep bensin untuk membuka. “Begitu pula jika bensin habis, dan berganti gas, akan berpindah secara otomatis,” kata Mang No.

Yang masih menjadi kendala adalah SPBU gas saat ini masih terbatas di Jakarta. Itupun hanya ada di sejumlah lokasi. Namun, lanjut Nono, tabung gas itu dapat diganti dengan tabung 3 kilogram yang ada di pasaran. “Selain refill juga bisa replace.” Untuk sementara, kata Mang No, Kanzen Hybrid ini masih dalam bentuk prototype (purwarupa). “Masih terus diuji.” Sebuah terobosan inovatif anak bangsa yang patut dibanggakan.

NUGROHO ADHI

#Sepeda Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi