Harga Software Full Self Driving Tesla Naik hinga Rp 171 Juta
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Senin, 10 Januari 2022 19:25 WIB
Mobil listrik Tesla model 3 dilengkapi fitur Autopilot Mode, Recirculating Air Quality Mode, layar sentuh futuristik 15 inci, sistem audio 15 speakers, 1 subwoofer, dan 2 amps, serta Tinted Glass Roof. Foto : Prestige Motorcars

GOOTO.COM, Jakarta - Bos Tesla Elon Musk mengungkapkan bahwa harga perangkat lunak (software) Full Self Driving (FSD) akan naik menjadi USD 12.000 atau sekitar Rp 171 juta mulai 17 Januari 2022. kabar ini disampaikan langsung Elon Musk melalui cuitan di akun Twitter pribadinya.

"Harga Tesla FSD naik menjadi $ 12k pada 17 Januari, hanya di Amerika Serikat," cuit Elon Musk, sebagaimana dikutip Tempo hari ini, Senin, 10 Januari 2022.

Kenaikan harga FSD ini bukan menjadi yang pertama. Sebelumnya pada 2020, Tesla juga menaikkan harga perangkat lunak asisten pengemudinya sebesar 20 persen, dari USD 8.000 menjadi USD 10.000 atau Rp 114 juta menjadi Rp 142 juta. Kemudian di tahun ini, Tesla kembali menaikkan harga sebesar 20 persen.

Selain itu, Elon Musk juga mengatakan bahwa harga berlangganan bulanan FSD akan naik saat nanti software ini dirilis secara luas. "Harga FSD akan naik saat semakin dekat dengan rilis kode produksi FSD," ujarnya.

Tesla sendiri telah memperluas rilis versi uji perangkat lunak FSD yang telah ditingkatkan pada mobil listriknya. Pada pembaruan ini, hadir sejumlah sistem bantuan mengemudi seperti pengubahan jalur secara otomatis. Namun ada juga fitur-fitur yang tidak membuat mobil menjadi otonom.

Baca: Tesla Model 3 Jadi Mobil Terlaris Kedua di Inggris

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

DICKY KURNIAWAN | AUTOBLOG

#Tesla
#Self Driving
#harga
#Mobil Listrik
#Mobil

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi