2009, Mercedes Bidik 65% Pasar Segmen Premium
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 9 Februari 2009 23:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Krisis ekonomi global tak menyurutkan optimistis Mercedes-Benz di tahun 2009. PT Mercedes-Benz Indonesia menetapkan target mempertahankan posisinya dengan mendominasi 65% pangsa pasar kendaraan premium dan menetapkan target penjualan sebesar 2,050 unit di tahun 2009.

Sepanjang tahun 2008 lalu, Mercedes-Benz belum tergoyahkan sebagai penguasa pasar kendaraan premium. Tercatat tahun lalu Mercedes-Benz menjual sebanyak 2.424 unit atau menguasai 67% pasar. Angka ini mengalami kenaikan 12% dibandingkan tahun 2007 yang mencetak angka penjualan 2.167 dengan pangsa pasar 64,5%.

Sukses penjualan Mercedes-Benz ini didukung trio produk tulang punggungnya yaitu S-Class, E-Class, dan C-Class. Untuk S-Class, tahun 2008 lalu, Mercedes-Benz meraih mendominasi 84% di kelas ini dengan angka penjualan 360 unit.

Sumbangan terbesar ada pada model C-Class yang tahun lalu angka penjualannya mencapai 1,327 unit atau naik 53% dibandingkan tahun 2007. Pangsa pasar Mercedes-Benz C-Class mencuat tinggi pada tahun 2008 yaitu mendominasi 72% pasar di segmennya yang menjadi raihan tertinggi yang penah dicatat.

Model E-Class meneruskan dominasi selama enam tahunnya. Mercedes-Benz E-Class W211 mencatat 65% pangsa pasar dengan penjualan 525 unit di tahun 2008. Sedangkan di segmen kendaraan niaga--bus dan truk--Mercedes-Benz mencatat penjualan 529 unit dengan pangsa pasar 47%.

Memasuki tahun 2009 ini, Mercedes-Benz memprediksikan segmen kendaraan premium di Indonesia akan turun lebih 13%. Namun Mercedes-Benz Indonesia tetap menargetkan mendominasi 65% pangsa pasar dengan penjualan sebesar 2,050 unit. Segmen kendaraan niaga ditargetkan 50% atau 575 unit dan segmen truck sebesar 300 unit.

"Di awal tahun memang akan ada pengaruhnya, tapi kami yakin situasi akan lebih baik setelah pemilu," kata Rudi Borgenheimer, Presiden Direktur dan CEO Mercedes-Benz Indonesia.

Raju Febrian

#Otomotif
#Lenovo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi