Bus Listrik MAB Disematkan Perangkat TAM Fleet Berteknologi IoT dan AI
Reporter: Antara
Editor: Rafif Rahedian
Kamis, 28 Juli 2022 09:43 WIB
Bus listrik Mobil Anak Bangsa (MAB) untuk pertama kalinya hadir dalam Pameran otomotif khusus kendaraan komersial Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta hari ini, 1 Maret 2018. Tempo/Tony Hartawan
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaBus listrik buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) dilaporkan bakal disematkan perangkat TAM Fleet berteknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligent (AI). Penyematan itu dilakukan oleh PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Direktur TKDN David Santoso. Dirinya menjelaskan bahwa bus listrik MAB dengan penyematan teknologi canggih tersebut telah dipamerkan di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022.

"Kerja sama dengan perusahaan pelopor produksi Bus listrik MAB dalam penggunaan perangkat dan sistem IoT TAM Fleet rencananya di lebih dari 300 unit bus listrik," kata David Santoso dilansir Gooto.com dari situs berita Antara.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa para pengunjung PEVS 2022 dapat melihat perangkat TAM Fleet berteknologi IoT dan AI di bus listrik MAB. Nantinya perangkat tersebut diklaim bisa meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan.

Salah satunya adalah Driver Safety Monitoring (DSM) yang dapat memberikan Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi saat armada beroperasi. Selain itu ada juga Blind Spot Detection dengan 3D depth camera with AI yang mampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan di sekitar bus listrik.

Untuk teknologi AI pada perangkat APC berfungsi menghitung jumlah penumpang yang naik secara akurat. Sedangkan untuk Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Indicator R-Watch dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan hingga jika terjadi potensi tabrakan depan.

“Program digitalisasi di sektor transportasi melalui teknologi IoT canggih yang terintegrasi sangat diperlukan untuk meningkatkan operational efficiency dan mendorong customer satisfaction,” kata Komisaris Utama TKDN Budi Setiyadi.

Baca jugaKemenhub: Regulasi EV Bakal Percepat Peralihan Kendaraan Listrik

ANTARA

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi