Dorna Sports Pastikan Tak Ada Penambahan Jumlah Pembalap di MotoGP 2024
Reporter: Erwan Hartawan
Editor: Kusnadi Chahyono
Selasa, 4 Juli 2023 11:32 WIB
Francesco Bagnaia finis di MotoGP Belanda 2023. (Foto: Ducati)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Dorna Sports menyebut tidak ada penambahan jumlah pembalap untuk musim MotoGP 2024. Artinya pada musim depan jumlah tim dan jumlah pembalap akan tetap sama.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Diketahui, jumlah starter MotoGP sebelumnya berjumlah 24 pembalap. Namun usai Suzuki hengkang otomatis berkurang jadi 22 pembalap, sehingga pada dasarnya ada dua tempat yang kosong.

Dikutip dari GPone, KTM memiliki keinginan untuk menambahkan jumlah motor pada musim depan. Hal tersebut sejalan dengan keinginan pabrikan asal Austria tersebut untuk memasukkan pebalap Moto2 Pedro Acosta ke kelas premier.

Namun kepala olahraga Dorna Sports Carlos Ezpeleta nampaknya akan menolak rencana KTM tersebut. Di mana artinya jumlah pembalap akan tetap sama.

“Tidak ada rencana untuk memiliki lebih dari 22 motor tahun depan. Faktanya, bagi kami angka idealnya adalah 20. Dari apa yang saya pahami, kami akan senang memiliki Pedro di MotoGP," kata Ezpeleta.

“Tapi kemudian ada beberapa percakapan antara Pedro dan timnya serta pabrikannya,” sambungnya.

Kabar KTM ingin menambah jumlah tim satelit muncul beberapa pekan terakhir. KTM disebut ingin memasukkan Acosta namun kursi tim pabrikan Red Bull TKM dan KTM Tech3 sudah penuh.

Duo tim pabrikan yaitu Jack Miller dan Brad Binder dikontrak hingga akhir 2024. Begitu juga Pol Espargaro dari Tech3 yang memiliki kontrak dua tahun.

Sementara itu rookie Augusto Fernandez kontraknya akan habis tahun ini, namun sejauh ini dia tampil cukup baik di musim pertama. Acosta sendiri telah mengonfirmasi di MotoGP Belanda bahwa dia akan naik ke MotoGP pada 2024 setelah dua musim di Moto2.

Pilihan Editor: Fabio Quartararo Tak Ambil Pusing Soal Tandemnya di MotoGP 2024

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi