VW Touran Dibanderol Rp 395 Juta
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Sabtu, 30 Mei 2009 03:56 WIB
PT Garuda Mataram Motor, pemegang merek Volkswagen dan Audi di Indonesia, memperkenalkan VW Touran, MPV baru seharga Rp 395 juta di Jakata, Kamis kemarin. (Raju Febrian/TEMPO)
TEMPO Interaktif, Jakarta:  Pasar Mutipurpose Vehicle (MPV) tanah air kini bertambah ramai. PT Garuda Mataram Motor (GMM), pemegang merek Volkswagen dan Audi di Indonesia, secara resmi memperkenalkan VW Touran dalam acara di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (28/5) siang.

Mobil rakitan pertama VW di Indonesia itu disebut Familiy Sport Car dan dibanderol Rp 395 juta (on the road). Meski harganya cukup mahal namun pihak GMM cukup yakin dengan andalan barunya ini.

Salah satunya adalah dari kemampuan mesin 1.4 liter TSI. Mesin bensin yang dilengkapi direct injection, turbocharged, serta transmisi DSG atau double cluth ini memiliki tenaga besar. CEO PT GMM Andrew Nasuri mengatakan ia menguji sendiri kemampuan mesin Touran di Autobahn Jerman. “Bisa tembus 200 km/jam," katanya.

Mesin Touran ini menghasilkan tenaga 140 PS pada 5.600 rpm an torsi 220 NM sejak 1.500 rpm. Menurut Andrew Nasuri, hal ini sangat membantu pengemudi menghadapi jalanan macet di Jakarta. "Karena torsi sudah didapatkan sejak rpm rendah," katanya.

Namun VW mengklaim konsumsi bahan bakar MPV termasuk irit. Dalam uji cobanya, Touran menghasilkan 1 liter untuk menempuh jarak 14 km.

Sebagai mobil yang juga diperuntukkan bagi keluarga, Touran yang mampu menampung 7 penumpang ini memiliki bagasi cukup luas. Kendaraan berdimensi panjang 4407 mm, lebar 1794 mm dan tinggi 1635 mm ini memiliki volume bagasi sampai hampir 2.000 liter.

Berbagai fitur canggih juga dipasang seperti cruise control, climatic AC system, electronic immobilizer, dan anti-theft security system. Fitur keselamatan seperi 6 airbag, electronic stability programme (ESP), antilock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), hydraulic brake assist system (HBA), traction control system (TCS), electronic differential lock (EDL), lampu kabut dan lampu depan dengan teknologi DE. 

Targetnya? Andrew menyebut angka 150 unit dalam enam bulan ke depan. Sanggup?

RAJU FEBRIAN

#Otomotif
#Otoritas Jasa Keuangan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi