Harga Mobil Listrik Masih di Luar Ekspektasi Konsumen Indonesia
Reporter: Erwan Hartawan
Editor: Rafif Rahedian
Sabtu, 8 Juni 2024 18:15 WIB
Mobil listrik Honda. (Foto: Honda)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Harga menjadi salah satu faktor penentu dalam keputusan belanja masyarakat Indonesia, tidak terkecuali untuk mobil listrik berbasis baterai.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam hasil riset yang dirilis Populix atas 350 responden di Jabodetabek, Makassar, Bandung, Surabaya, dan Medan, selama rentang waktu 15-25 Maret 2024, sebanyak 65 persen pemilik mobil listrik baru mau melakukan pembelian jika ada potongan harga dan terdapat garansi cukup panjang.

Sementara, sisanya ingin membeli mobil listrik ketika mendapatkan subsidi pemerintah dalam bentuk potongan harga (57 persen), penawaran paket khusus (43 persen), dan memperoleh pengurangan pajak tahunan (42 persen).

"Dalam survei yang dilakukan, kita juga menghimpun ekspektasi harga serta jarak tempuh pada sepeda, sepeda motor, dan mobil listrik dari masyarakat," kata CEO & Co-Founder Populix, Timothy Astandu, Kamis, 6 Juni 2024.

Lebih rinci Timoty menyebut pengguna mobil listrik 71 persennya akan menggunakannya sebagai alat transportasi kala harus mengunjungi teman atau keluarga, perjalanan dalam kota (69 persen) dan berkerja (67 persen).

Sisanya, dengan bobot yang hampir serupa, menggunakan mobil listrik untuk antar jemput teman atau keluarga (63 persen) dan belanja kebutuhan sehari-hari (60 persen). 

Menariknya para responden itu memakai mobil listrik setiap hari (50 persen) atau 2-3 kali seminggu (27 persen). Adapun jarak perjalannya masih di bawah 100 km (87 persen).

"Ekspektasi pembeli mobil listrik saat ini sebenarnya sama saja dengan mobil konvensional, yaitu untuk dipakai antar anak sekolah, kebutuhan sehari-hari, nyetir sendiri, keluar kota, dan sebagainya," kata Timothy.

Sementara soal ekspektasi konsumen terhadap harga mobil listrik saat ini, rata-rata di angka Rp 250 jutaan dengan rincian Rp 200 juta - Rp 300 juta sebanyak 39 persen, Rp 100 juta - Rp 200 juta sekitar 25 pesen, dan 19 persen dari responden ingin mobil listrik seharga Rp 300 juta - Rp 400 juta. Sedangkan kemampuan jarak tempuh mobil listrik yang diinginkan ialah pada 101 kilometer sampai 300 kilometer.

Pilihan Editor: Sempat Kecelakaan dan Ban Depan Bermasalah, Mario Aji Raih Poin di Moto2 Italia

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi