GT Radial Gencar Pasarkan SX1 dan Champiro HPY  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 5 Agustus 2009 13:56 WIB
Dok: Gajah Tunggal. Tbk

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban nasional, kini giat memasarkan dua andalan barunya: ban khusus balap GT Radial SX1 dan ban ultra high performance Champiro HPY. Gajah Tunggal mengklaim kedua ban itu kualitasnya tak kalah dengan ban produksi pabrikan luar negeri meski harganya lebih miring.

“SX1 merupakan produk khusus balap maupun touring. Ban baru ini kami tawarkan dalam ukuran 195/50/15. Ban ini mempunyai keunggulan bisa digunakan hingga kecepatan 240 kilometer per jam. Ini sangat cocok untuk balap maupun touring,” tutur Arjanto Notoraharjo, General Manager Marketing PT Gajah Tunggal kepada Tempo, di Jakarta, Rabu (5/8).

Kedua produk itu, baru diperkenalkan kepada publik di ajang Pekan Raya Jakarta, Juni lalu dan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009, yang berakhir 2 Agustus lalu. Meski baru diluncurlkan, ban tersebut telah digunakan pembalap yang mengikuti GT Radial Touring Car Championship (GTRTCC) Juni .

Harga yang dipatok untuk ban itu bervariasi tergantung tipe. “Tetapi kisarannya harga jual konsumen mulai Rp 600 hingga Rp 900 ribu,” terang Arjanto. Menurut Arjanto, harga tersebut jauh lebih miring dibanding ban keluaran pabrik dari luar negeri, meski kualitas, tipe, maupun modelnya sama.

Soal pasar, Arjanto optimistis. Menurutnya, sekarang ini, tak sedikit mobil yang digunakan sehari-hari atau mobil keluarga menggunakan ban bertipe ban balap. “Karena selain mode juga kebutuhan. Ini tentunya peluang pasar yang potensial,” sebut dia.

Sementara Champiro HPY yang diproduksi dalam dua varian yaitu Champiro HPX dan Champiro HPY merupakan produk yang dirancang mengikuti tren di Eropa. Salah satu cirinya adalah, memiliki model tapak yang asimetris.

Keunggulan tapak asimetris itu adalah, membuat kendaraan tetap stabil kendati harus melewati lintasan basah maupun kering. Tak hanya itu, kondisi ban pun akan tetap prima dalam waktu lama walaupun sering digunakan di jalan berbatu, berlubang, atau kubangan terutama di saat hujan. "Itu salah satu keunggulan ban bertapak asimetris, ban seperti ini makin populer dan menjadi tren di Eropa," jelas Arjanto.

Sejatinya, seperti produk GT lainnya yang lebih banyak diekspor, varian baru ini pun juga untuk pasar ekspor. “Memang, 80 persen produk kami merupakan produk orientasi ekspor dan sisanya, 20 persen untuk dalam negeri. Begitu juga produk baru tersebut,” sebut Arjanto.

Namun, seiring dengan permintaan di dalam negeri yang terus meningkat serta pertumbuhan pasar otomotif di tanah air, varian baru ban produksi GT Radial itu akan dipasarkan di dalam negeri. “Angka persisnya lupa (permintaan). Tetapi untuk replacement (penggantian) itu yang paling banyak. Dan harap diingat, bergairahnya permintaan itu bukan semata-mata dikarenakan pembelian mobil baru, tetapi juga seken,” papar dia.

Ihwal harga ban yang ditujukan untuk mobil kelas medium dan premium itu, Arjanto mengatakan tergantung tipenya. Kisarannya, antara Rp 1 juta – Rp 1,4 juta per unit.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi