Toyota Masih Kuasai Pasar Mobil di Tanah Air
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 7 Oktober 2009 19:29 WIB
Vios

TEMPO Interaktif, Jakarta:Di tengah menurunnya pembelian mobil di bulan September, Toyota masih mencatatkan kinerja yang gemilang. Toyota masih membukukan penjualan tertinggi diantara merek yang ada di pasar otomotif tanah air.

Toyota ViosSepanjang September lalu, Toyota masih menguasai 41,8 persen dari total penjualan mobil di Indonesia dengan total penjualan wholesale (dari pabrikan ke dealer) mencapai 14.299 unit.

Data yang dirilis PT Toyota Astra Motor (PT TAM), rabu (07/10) menunjukkan, penjualan tertinggi dibukukan oleh varian Multi Purpose Vehicle (MPV) Toyota Avanza yang terjual 7.342 unit, sementara Toyota Kijang Innova mencapai 2.963 unit.Sedangkan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV), Toyota Rush masih bertahan memimpin penjualan, yaitu sebesar 1.099 unit.

”Pencapaian penjualan sepanjang September cukup menggembirakan, terutama dengan adanya peningkatan luar biasa di segmen sedan,” ujar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT TAM.

Johny menyebutkan, penjualan sedan sepanjang September mencapai 1.222 unit atau meningkat 41,3 persen dibanding Agustus. Capaian tersebut juga menjadi rekor tertinggi penjualan kelas sedan Toyota sepanjang sembilan bulan terakhir.

Penjualan tertinggi di kelas segmen sedan ini disumbangkan oleh Toyota Vios dan Vios Limo yang mencatatkan penjualan 1.008 unit atau meningkat 58,7 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara penjualan Corolla Altis mencapai 117 unit atau meningkat 7,3 persen dibanding Agustus.

"Penjualan segmen sedan terbanyak ke perusahaan untuk dijadikan armada yaitu untuk taksi. ami sangat bersyukur atas pencapaian tersebut, dan kami akan terus meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberikan produk dan layanan terbaik bagi pelangaan di Indonesia,” ujar Johnny.

Sementara itu, pengamat otomotif Adinizar Tamsir, menilai prestasi Toyota tersebut bukanlah hal yang mengagetkan. Pasalnya, Toyota menguasai pasar mobil Indonesia sejak Indonesia merdeka. Di sisi lain, citra merek (brand image) Toyota begitu kuat.

"Tidak hanya di Indonesia saja, teapi juga di dunia. Saya yakin, di benak konsumen Indonesia atau top of mind konsumen Indonesia, mereka yang terkenal adalah Toyota. Artinya brand awareness konsumen Indonesia sangat tinggi," paparnya saat dihubungi Tempo, di Jakarta, Rabu (07/10).

Selain itu, Toyota juga memiliki jaringan layanan purna jual yang luas, mulai dari dealer, bengkel, serta tempat penjualan suku cadang. "Fasilitas ini sangat mendukung penguatan brand Toyota. Kalau kualitas, saat ini bisa diperdebatakan. Tidak sedikit yang sama tau bahkan lebih dari Toyota, tetapi karena brand image-nya kuat, orang banyak yang memilih Toyota," terang Adinizar.

Walhasil, ketika tingkat pembelian mengalami penurunan dan dialami hampir semua merek, Toyota masih berada di urutan teratas, seperti yang terjadi pada September lalu. Terlebih, kata Adinizar, saat itu menjelang lebaran.

"Umumnya, orang mempersiapkan mobil lebaran tiga atau dua bulan sebelum lebaran. Selain untuk persiapan mobil, orang juga sibuk dengan urusan lain. Sehingga menjelang lebaran yang beli mobil sedikit," jelas dia.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi