Warna Cerah, Tren Warna Pelapis Interior Mobil 2010
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 23 Desember 2009 22:05 WIB
TEMPO/Arif Ariyanto

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tren perubahan di dunia otomotif tak beda jauh dengan di dunia fesyen, tak terkecuali dalam warna. Setelah demam warna cerah - putih misalnya - menggejala di kalangan pemilik mobil, kini giliran tren warna ceria dengan ragam kombinasinya telah menjangkiti pemilik mobil. Diperkirakan, corak warna itu akan menjadi tren di 2010 mendatang.

jok tomato "Warna cerah seperti hijau dipadukan dengan neon green, tropicana, pop green dan tropicana terlihat cerah, sejuk dan sesuai tema sekarang yang go green ramah lingkungan. Meskipun warna cerah tapi nggak norak, tetapi tetap elegan. Saya kira ini akan jadi tren ke depan," aku Kevin Oktaviano, pemilik mobil Toyota Yaris yang membalut interior mobilnya dengan warna kombinasi hijau, saat ditemui Tempo di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (23/12).

Bagi mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Grogol, Jakarta Barat, itu warna cerah identik dengan optimisme dan keceriaan. "Tidak monoton, dulu orang suka warna hitam atau beige (krem) menjadi idola, kalau sekarang mulai ditinggalkan, khususnya di kalangan anak muda. Tapi kalau orang tua maungkin saja, untuk kesan konservatif," tutur dia.

Pendapat Kevin diamini Helsa Pratiwi, Sales Supervisor PT Polystar International, pemegang merek produk automotive synthetic leather MBtech di Indonesia. Bahkan, kata Helsa, pihaknya sejak beberapa bulan yang lalu gencar mengkampanyekan penggunaan warna-warna cerah tersebut.

"Hasilnya cukup menggembirakan, lima varian yang kami perkenalkan Oktober lalu mendapatkan sambutan positif. Ini terlihat dari permintaan yang cukup tinggi, satu varian saja yaitu varian Camaro mencapai 23.000 meter," sebut dia saat ditemui Tempo di arena pameran mobil klasik di Balai Kartini.

jok mobil MBtechBahkan Helsa mengatakan, warna-warna yang sebelumnya tidak diminati orang kini justeru dicari. Warna Tomato misalnya, di kalangan konsumen usia muda justeru menjadi warna yang banyak dicari. Hal itu juga diakui Kevin. "Warna ceria semacam merah dan gradasi nya itu memiliki aura pembangkit semangat, itu cocok bagi anak muda," imbuh Kevin.

Namun, Helsa menambahkan tren warna seperti itu bukan hanya digemari oleh kalangan muda saja, tetapi juga orang yang lebih dewasa. Hanya memang, ada perbedaan diantara dua kelompok konsumen tersebut terutama dalam kombinasi warna pilihan. "Intinya tren warna cerah itu untuk semua umur. Hanya corak kombinasinya saja mungkin yang berbeda," terangnya.

Sementara menurut Edi Pamungkas, Technical Brand Manager PT Polystar dalam penggunaan bahan pelapis interior mobil saat ini tidak mengacu pada warna dashboard. Malah, tak sedikit orang yang menggunakan warna sedikit kontras dengan dashboard. "Misalnya dashboard hitam kemudian warna jok dan door trim dibalut dengan MBtech warna deep purple atau flamboyant. Intinya masih ada nuansa yang senada," terang Edi.

MBtech saat ini menguasai pangsa pasar produk pelapis interior sintetik di tanah air. Dari total penjualan produk itu yang mencapai sekitar 250 ribu meter per tahun, MBtech terjual sekitar sekitar 150 ribu meter.

Baik Edi maupun Helsa mengaku, untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar, MBtech terus melakukan inovasi produk baik dengan menambah varian produk maupun peningkatan kualitas misalnya mudah dibersihkan. Saat ini lima varian yang telah diluncurkan MBtech, yaitu Camaro, Superior, Camaro Fiesta, Sporty, dan Picasso.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi