Recall 8.000 Tacoma, Tak Ada Dalam Laman Toyota
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 14 Februari 2010 20:41 WIB
Tampilan Toyota Tacoma yang ditarik sebanyak 8.000 unit dalam laman resmi toyota. (ww.toyota.com)

TEMPO Interaktif, New York - Toyota tengah mengalami masa terburuknya dalam industri kendaraan. Penarikan kembali (recall) benar-benar menghantam Toyota sejak akhir tahun kemarin. Kini giliran 8.000 truk Tacoma yang ditarik lantaran bermasalah pada poros baling-balingnya. Namun belum ada penguman resmi dalam laman pabrikan Jepang tersebut.

Penarikan Tacoma ini berbeda dengan penarikan tiga lainnya. Sebelumnya, Toyota dihantam penarikan karena masalah karpet, pedal gas yang tidak mau kembali, dan masalah rem. Kali ini truk yang dipoduksi di pabrik Toyota di Tijuana Meksiko, Fremont, California Amerika Serikat, dan Hamura di Jepang ini disebutkan mengalami masalah pada poros baling-baling yang dipasok Dana Corp mulai Desember sampai awal bulan ini.

Seorang pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya mengatakan Dana mengirim Badan Keselamatan Transportasi Jalan Raya Nasional Amerika (NHTSA) pemberitahuan penarikan kembali, Kamis kemarin.

Disebutkan Dana akan menangani poros yang ditarik kembali pada kendaraan dibangun untuk produsen mobil Ford, Toyota dan Nissan. "Mereka telah menemukan suatu cacat dalam proses manufaktur," kata pejabat tersebut.

"Jadi sepertinya, tanpa berhati-hati, Toyota memutuskan untuk menyerahkan sendiri pemberitahuan penarikan kembali kepada kami karena secara teknis, produsen kendaraan bertanggung jawab untuk penarikan kembali," lanjut si pejabat.

Anehnya, sampai Minggu (14/2) malam, tidak ada pengumuman resmi yang dilansir oleh kantor pusat Toyota lewat laman resminya http://www.toyota.co.jp/en/index.html.

Berikut model-model Toyota yang direcall:

2005-2010 Tacoma

2009-2010 Matrix

2007-2010 Tundra

2004-2009 Prius

2009-2010 Venza

2005-2010 Avalon

2010 Prius

2007-2010 Camry

2009-2010 Rav 4

2009-2010 Corolla

2008-2010 Sequoia

2008-2010 Highlander

RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi