Februari, Penjualan Model Sport Honda Melorot 400 Unit
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 8 Maret 2010 19:58 WIB
Honda Tiger
TEMPO Interaktif, Jakarta Meski total penjualan sepeda motor Honda selama Februari lalu meningkat 11 persen dibanding bulan sebelumnya, di segmen sport justru melorot. Penjualan tiga model sport motor berlambang sayap mengepak yang terdiri dari Honda Tiger, Mega Pro ,dan CS 1 susut 400 unit ketimbang Januari, yaitu dari 14.548 unit menjadi 14.148 unit di Februari.

Padahal, pada pekan kedua Februari lalu, Honda Tiger telah menyabet penghargaan Top Brand Award 2010 dari Frontier Consulting Group. Dengan kata lain, nama model ini menempati posisi puncak di benak masyarakat sebagai motor yang paling dikenal.

Mengenai hal ini, pengamat pemasaran otomotif Abiyoga Nursanpratama mengatakan tidak ada korelasi positif antara gelar Top Brand dengan tingkat penjualan. Artinya, bisa saja satu produk dikenal luas masyarakat, namun keberadaan nama produk tersebut di posisi puncak itu tidak mewakili tingkat pembelian mereka.

“Dengan kata lain, keberadaan satu merek di top of mind masyarakat itu karena komunikasi produk yang bagus. Bisa karena promosi yang intens, kemudian kualitasnya yang bagus dan orang dari mulut ke mulut terus memperbicangkan dan lain-lain, banyak faktor penyebab,” papar Abi kepada Tempo di Jakarta, Senin (8/3).

Namun, lanjut Abi, orang yang menyebut nama Tiger saat survei dilakukan itu belum tentu membeli atau pemilik Honda Tiger. “Biasanya survei dilakukan secara acak di beberapa wilayah. Tetapi, satu kelebihan Honda adalah namanya yang telah menjadi brand generic atau umum, sehingga saat orang ditanya model motor sport apa yang mereka kenal menyebutnya kebanyakan Honda, padahal yang ditunjuk itu merek lain,” tandas Abi.

Sebelumnya, dalam keterangan persnya, PT Astra Honda Motor (AHM) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek motor Honda di Indonesia menyebutkan total penjualan Honda sepanjang Februari mencapai 242.865 unit.

Sementara data yang dirilis Februari lalu menyebutkan penjualan pada Januari mencapai 216.041 unit. Dengan demikian meningkat 26.824 atau sekitar 11 persen. ”Kebutuhan terhadap sepeda motor sebagai alat transportasi yang praktis masih besar. Daya beli masyarakat yang membaik dan dukungan lembaga pembiayaan membuat penjualan Honda pada Februari lebih baik,” papar Julius Aslan, Direktur Pemasaran PT AHM.

Sedangkan ihwal penurunan penjualan model sport, sumber di PT AHM mengaku masih mengkaji fenomena itu. Meski demikian, sumber itu menyebut penurunan tersebut merupakan kejadian sesaat saja, dan di penjualan berikutnya akan terus naik. “Trennya seperti itu (naik-red),” ujar dia saat dihubungi.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi