Ikuti Toyota, Mazda Tambahi Peranti Override di Setiap Produknya
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 10 Maret 2010 13:18 WIB
PT Mazda Motor Indonesia (MMI), pemegang merek mazda di Indonesia, menggelar program Bengkel Siaga 24 jam guna menyambut Idul Fitri 1430H. Program ini akan digelar tanggal 19-23 September 2009.
TEMPO Interaktif,Tokyo: ”Pengalaman adalah guru yang terbaik”. Pameo ini nampaknya dipegang teguh oleh pabrikan otomotif asal Jepang, Mazda Motor Corporation. 

Setidaknya itu terbukti dari pernyataan Mazda, Rabu (9/3) ini. Seperti dikutip Reuters dan automotive News, pabarikan ini mengumumkan akan menambahkan peranti override dalam sistem pengereman di setiap model yang diproduksinya. 

Sebelumnya, perangkat ini telah digunakan oleh Toyota Motors di produknya, tak berapa lama setelah ontran-ontran penarikan 8 juta unit model Toyota menggegerkan dunia. Penarikan itu dilakukan menyusul serentetan keluhan atas ketidakberesan sistem rem produk Toyota .

Pengalaman itulah nampaknya yang dipetik Mazda. Juru bicara Mazda, Kotaro Minagawa mengatakan, piranti yang bernama override tersebut berfungsi mengendalikan mesin di kala rem mobil bermasalah. 

“Mesin akan mati bila rem bermasalah. Dengan demikian, piranti ini akan mencegah mobil melesat secara tiba-tiba saat pengemudi menginjak pedal gas dan rem secara bersamaan,” tutur Minagawa.

Dia juga menambahkan, ke depan semua model yang diproduksi Mazda di berbagai belahan dunia akan dilengkapi peranti override tersebut. Hanya, Minagawa tak menyebut apakah pengantian piranti itu juga dilakukan terhadap model yang ada saat ini. Pun dengan model apa yang akan diprioritaskan untuk mendapat tambahan peranti itu, serta kapan dimulainya penambahan tersebut.

Namun, Mazda yang 11 persen sahamnya dimiliki Ford Motor Company itu menegaskan hingga saat ini belum menerima keluhan yang berkaitan dengan sistem pengereman dan pedal gas di model yang dipasarkan.  

“(Dan) Bukan lantaran adanya ketidakberesan atau mobil (Mazda) yang melesat secara tiba-tiba maupun laporan adanya kecelakaan yang berkaitan dengan permasalahan itu, kalau kami merasa perlu menambahkan peranti override itu,” jelas Minagawa.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi