Fokus ke Model 250 cc, Yamaha Indonesia Tak Pasarkan Fazer 8
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 17 Maret 2010 14:33 WIB
Yamaha Fazer
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (PT YMKI) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Yamaha di Indonesia tidak berniat memasarkan Yamaha Fazer 8 di tanah air. Pasalnya, saat ini PT YMKI masih berkonsentrasi untuk memasarkan model sport dengan kapasitas mesin 250 cc.

“Kami belum mempunyai rencana untuk memasarkan Fazer 8 itu, kapasityas mesinnya kan 800 cc. Kami lebih berkonsentrasi untuk memasarkan model yang berkapasitas 250 cc. Sebab, untuk model ini kami masih kurang,” papar Vincentius Mulyono, Direktur Pemasaran PT YMKI kepada Tempo, di Jakarta, Rabu (17/3).

Vincent menepis anggapan bahwa pihaknya tidak akan memasarkan motor yang baru diluncurkan di Inggris 12 Maret lalu itu karena pasar segmen diatas 600 cc sudah dipenuhi produk merek lain. Selain itu banderol harga Fazer 8 yang sebesar 6.000 poundsterling atau sekitar Rp 84,8 juta juga dinilai tidak kompetitif.

“Bukan itu alasannya, malah kami belum melakukan studi sejauh itu. Tetapi yang pasti, karena kami ingin konsentrasi untuk memenuhi keinginan konsumen di segmen 250 cc,” tandas dia.

Menurut Vincent, pasar sport beberapa tahun belakangan terus bertumbuh. Meski tak menyebut angka pertumbuhannya, Vincent mengatakan dari total penjualan model sport segmen 250 cc ke bawah masih menempati porsi terbesar.

Seperti diketahui, Fazer 8 yang diluncurkan Jumat (12/3) mulai dipasarkan di Inggris hari ini (17/3). Motor yang disebut sebagai pengganti Yamaha FZ6 itu, bertenaga 104,7 bhp dan torsi 60 lb ft.

Namun Vincent tak mengiyakan atau menampik saat disebutkan motor sport 250 cc yang tengah digadang-gadang oleh PT YMKI sebagai andalan di 2010 ini. “Pokoknya tunggu saja, nanti pada saatnya kami akan umumkan,” elak dia.

Yamaha Fazer 250 disebut-sebut bakal menggantikan Yamaha Scorpio. Motor 249 cc dengan tenaga 21 PS pada 7.500 rpm tersebut diperkirakan dibanderol Rp 22 juta dan akan diluncurkan Juli mendatang. Ihwal waktu itu Vincent tak menampik maupun mengiyakan. “Bisa saja (bulan Juli),” kilah dia.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi