Achilles Corsa 33, Ban Motor Anyar Andalan Multistrada
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 30 Maret 2010 10:14 WIB
Tempo/Arif Arianto
TEMPO Interaktif, Jakarta - Diam-diam menghanyutkan. Itulah ibarat yang tepat untuk menggambarkan keberadaan ban Achilles Corsa 33 yang berteknologi 3 in 1 compound. Ban motor anyar produksi PT Multi Strada Arah Sarana Tbk (PT MAS) yang berteknologi 3 in 1 compound itu, sepanjang 2009 lalu mencatatkan penjualan 960 ribu unit.

“Total penjualan ban motor produksi kami selama 2009, mencapai 1,2 juta unit, Achilles 3 in 1 compound itu mencapai 80 persen,” tutur Mohamad Zein Saleh, Public Relation Manager Manager PT MAS, saat dihubungi Tempo di Jakarta, Selasa (30/3).

Zain mengatakan penjualan tersebut dibukukan ban yang mulai dipasarkan 2008 itu, di pasar ritel nasional. Memang, ban ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang melakukan penggantian ban.

“Jadi masih di after market, tetapi kalau ada pabrikan yang menggunakan produk kami sebagai original equipment manufacturer, tentu kami sangat terbuka. Terlebih kualitas produk kami juga sudah terbukti,” jelas dia.

Menurut Zein, selain dilengkapi teknologi 3 in 1 compound, Achilles Corsa 33 itu juga dibekali teknologi tubeless. “Dengan demikian pengendara juga merasa aman dan nyaman,” aku dia.

Sebelumnya, Piter Tanuri, Presiden Direktur PT MAS, mengatakan ban berteknologi 3 in 1 compound itu merupakan teknologi terbaru dan satu-satunya yang ada di Indonesia.

Compound merupakan material utama pembuat ban yang terdiri dari berbagai bahan mentah. Ketiga compound berbeda itu adalah hypergrip treadwear compound, strong side wall compound, dan great base compound,” ujar Pieter.

Menurutnya, hypergrip treadwear compound yang dipasang di telapak ban adalah bagian yang langsung bersentuhan permukaan jalan. Compound jenis ini adalah karet telapak kenyal yang membuat daya cengkeram yang kuat dalam segala kondisi jalan.

“Sehingga cocok di semua track baik baik jalan basah maupun kering tanpa mengurangi daya tahan ban,” terang dia.

Sedangkan di bagian samping ban, yaitu antara telapak dan pelek motor digunakan strong side wall compound. Bagian itu berupa karet dinding kokoh yang membuat ban tahan terhadap benturan di jalan sehingga tidak sampai merusak velg.

“Tak hanya itu, kestabilan dan kontrol saat motor dikendarai pun terjamin,” terang Pieter.

Terakhir adalah great base compound yang adalah konstruksi dasar dari keseluruhan ban dengan karet yang elastis sehingga membuat ban lebih kokoh dan fleksibel, sehingga menambah kenyamanan dan keamanan berkendara. ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi