Kawasaki Indonesia Pasarkan ZX6R Akhir Agustus  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 7 April 2010 13:34 WIB
Kawasaki ZX6R
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Kawasaki Motor Indonesia (PT KMI) mulai memasarkan model sport baru Kawasaki ZX6R pada akhir Agustus atau awal September mendatang. Superbike itu akan dibanderol Rp 220 - Rp 250 juta.

“Kalau model ini (Kawasaki ZX6R) ini kami pastikan sudah dipasarkan pada pekan empat Agustus, atau paling lambat awal September tahun ini. Meski pasarnya kecil, namun permintaan pasar terhadap model ini cukup menjanjikan,” papar Freddyanto Basuki, Manajer Penjualan Nasional dan Riset Pasar PT KMI, kepada Tempo di Jakarta, Rabu (7/4).

Motor yang generasi pertamanya (Ninja 600) diluncurkan pada 1995 itu masih menggendong mesin 599 cc dengan 16 katup dan transmisi enam percepatan. Mesin sebesar itu mampu menyemburkan tenaga hingga 119 PS pada 12.500 rpm dan torsi maksimum 66,7 Newtonmeter pada 11.800 rpm. Motor ini mampu melesat hingga kecepatan 200 kilometer per jam.

Sementara saat disinggung tentang Kawasaki ER-6N, Freddy mengaku belum bisa memastikan. Ia hanya menyebut pihaknya berupaya memasarkan tahun ini dan paling lambat tahun depan.

“Insya Allah tahun ini (diluncurkan). Tetapi, soal kapannya masih belum ada keputusan final. Kami masih harus melihat peraturan (perpajakan) dari pemerintah dulu,” aku Freddy.

Masih alotnya penentuan harga jual motor bermesin 649 cc itu, karena belum pastinya penerapan ketentuan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) oleh pemerintah. Pada Desember 2009, Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah telah menyetujui Rancangan aturan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) baru.

Beleid baru tersebut menetapkan tarif PPnBM kini tidak lagi maksimal 75 persen tetapi 200 persen. “Kami masih menunggu aturan baru itu. Tapi, insya Allah tahun ini,” ujar Freddy.

Beberapa waktu sebelumnya, Freddy sempat menyebutkan bila motor tersebut dirakit di dalam negeri atau completely knock down (CKD) maka banderol harganya bisa mencapai Rp 220 juta. Namun bila diimpor secara utuh dari Thailand , maka harganya bisa mencapai Rp 250 juta. Maklum bea masuk barang saja mencapai 40 persen.

Selain itu, PT KMI saat ini juga tengah mempersiapkan fasilitas perakitan di dalam negeri. Hal itu dimaksudkan untuk menekan harga agar bisa lebih bersaing. “Karena itulah, kami belum bisa memastikan apakah tahun ini bisa diluncurkan. Tetapi kami sudah menargetkan paling lambat tahun depan (2011 –red),” tegas Freddy.

ER-6N dibekali mesin 649 cc dengan sistem injeksi, dua silinder, serta cooled engine. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 53 kw pada 8.500 rpm, dengan torsi 66 nm pada 7000 rpm. Tenaga sebesar itu disalurkan ke roda dengan transmisi enam percepatan.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi