Honda All New Odyssey: Kembalinya Si Trendsetter
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 19 Mei 2010 00:50 WIB
Honda All New Odyssey (Raju Febrian/TEMPO)
TEMPO Interaktif, Jakarta - Seorang teman sempat mengajukan pertanyaan beberapa bulan lalu. “Semua produk Honda udah masuk model barunya, Odyssey kok gak ada kabarnya, ya?” tanya si teman. Yup, Multi Purpose Vehicle (MPV) Honda itu memang sempat ngilang selama setahun. Padahal, di Jepang sana, model terbarunya sudah dilansir sejak 2008 lalu.

Pernyataan teman saya itu akhirnya terjawab juga, Senin (3/5) kemarin. PT Honda Prospect Motor (HPM), pemegang merek Honda di Indonesia, melansir All New Honda Odyssey. Generasi keempat MPV premium yang akan mengisi ceruk pasar MPV Rp 400-800 jutaan ini menawarkan banyak perubahan desain pada bagian eksterior dan interiornya, sesuai dengan embel-embel All New di depannya.

“All New Honda Odyssey hadir kembali dengan konsep lebih elegan. Sempurna dalam setiap detilnya, memberikan kenyamanan dan utilitas tingkat tinggi sekaligus kemewahan dan sporty yang dilengkapi fitur teknologi terkini,” kata Yukihiro Aoshima, President Director PT HPM.

Sosoknya yang lebih rendah, membuat Odyssey berbeda dibandingkan MPV premium lain yang rata-rata lebih jangkung. Titik pusat gravitasi (center of gravity) yang rendah, serta suspensi independen double wishbone di depan dan belakang menjadikan Odyssey mendekati kenyamanan sedan.

Perbedaan kian kental karena ground clereance-nya yang hanya 150 mm. Odyssey malah lebih rendah dari MPV Honda lainnya, Freed, yang memiliki ground clereance 165 mm.

Tampak depan, cukup banyak perubahan yang dilakukan pada Odyssey. Headlamp sipit kini dilengkapi teknologi High Intense Discharge (HID) dan auto levelling. Grill depan dirombak sehingga tampil lebih berotot yang dipadu dengan bumper depan dipadu materi chrome yang mewah.

Yang kurang dari bagian ini adalah tidak adanya foglamp alias lampu kabut. Sedangkan buritan, lampu belakang model V-straight dan bumper belakang dipadukan dengan dual muffler yang sporty.

Untuk interior, ada kemiripan konsep antara Odyssey dengan Freed. Kaca depan besar dengan pilar A yang kompak memberikan jarak pandang luas dari setiap baris di mobil. Jika kurang nyaman, pengemudi masih bisa mengatur posisi ke delapan arah lewat 8 way power seat adjuster.

Dashboard dibuat dengan model bertingkat dengan desain wave shape. Rancangan kabin juga menggunakan Theatrical Cabin Space dan V-Shape Cabin yang membuat seluruh penumpang sampai baris ketiga bisa melihat dengan leluasa ke depan.

Dahboard sudah dilengkapi 3D layer multicluster dan perangkat audio sistem berteknologi touchscreen alias layar sentuh yang terhubung dengan rear camera. Fitur ini juga digunakan di Honda New CR-V.

Namun untuk urusan pendingin, dibandingkan CR-V yang menggunakan dual zone, Odyssey sudah menggunakan triple zone A/C memungkinkan setiap baris dalam mobil mengatur suhu pendingin sesuai kenyamanan masing-masing.

Interior kian mewah karena jok sudah berlapis kulit, ada Auto Outer Slide Sunroof, dan kaca berlapis V-Kool. "Pokoknya begitu membeli konsumen sudah tinggal pakai," kata Jonfis Fandy, Marketing and Aftersales Service Director PT HPM.

Satu fitur menarik di mobil ini adalah Powered Magical 3rd Row Seat. Kenapa disebut magic? Karena untuk melipat bangku baris ketiga belakang secara penuh ANda tak perlu lagi melakukannya dengan cara manual. Cukup dengan menekan sebuah tombol di bagian kiri dan walah.... Bangku terlipat dan hasilnya ruang bagasi sebesar 708 liter atau setara 4 tas golf besar.

Dapur pacunya masih mengusung mesin i-VTEC Double Over-head Cahmshaft (DOHC) berkapasitas 2.4L ditunjang fitur Torque Boost Resonator. Teknologi terakhir ini sudah menjadi teknologi standar di produk Honda. Jazz, City, Civic, Accord, Freed, dan CR-V juga menggunakan teknologi ini.

Tapi Honda melakukan penyempurnaan. Mesin ini menyemburkan daya maksimum 180 PS pada 6.500 rpm atau lebih tinggi 18 ps dari model sebelumnya, dengan torsi maksimum 22.2 kgm pada 4.500 rpm. Transmisi otomatis 5 percepatan ditunjang fitur Drive by Wire, Shift Hold System dan Grade Logic Control sehingga menghasilkan tenaga besar dengan bahan bakar efisien.

Fitur keselamatan? Sebagai MPV premium jelas Odyssey punya fitur lengkap. Yang terbaru adalah Motion Adaptive Vehicle Stability Assist (VSA) + EPS (Electric Power Steering). Teknologi ini menggabungkan VSA yang mencegah Oversteer dan Understeer dengan bantuan ABS (Antilock Braking Syatem), EBD (Electronic Brake force Distribution), dan BA (Brake Assist) serta Traction Control yang terintegrasi dengan EPS.

HPM optimistis Odyssey yang dibanderol Rp 536 juta (on the road Jakarta) ini akan kembali menjadi trendsetter di segmen MPV premium. Jonfis menyebut pengguna Freed dan CR-V jika ingin naik kelas maka pilihannya adalah Odyssey.

"Kami mengisi pasar MPV yang pemainnya tidak terlalu banyak. Apalagi produk ini selalu mendapat respon positif selama beberapa generasi," kata Jonfis sembari menyebut angka 250 unit per bulan sebagai target penjualannya.

Seperti apa rasanya mengendarai Odyssey baru ini? Honda berencana memberikan saya kesempatan menjajalnya dalam waktu dekat. Jadi, tunggu saja laporannya.

SPESIFIKASI

DimensiPanjang: 4.800 mmLebar: 1.800 mmTinggi: 1.545 mmJarak sumbu roda: 2.830 mmTrek depan/belakang: 1.560 /1.560Ground Clearance: 150 mmRadius putar: 5,4 meterBobot: 1.671 kg

MesinTipe: 4 silinder, segaris, 16 katup, DOHC, i-VTECKapasitas: 2.354 ccPerbandingan kompresi: 10,5 : 1Tenaga maksimal: 180 PS @ 6.500 rpmTorsi maksimal: 22,2 kgm @4.500rpmSistem pengapian: PGM-FIKapasias tangki BBM: 60 literOktan BBM: RON 91Transmisi: Otomatis, 5 percepatanRAJU FEBRIAN

#Otomotif
#PT Honda Prospect Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi