Bridgestone Indonesia Luncurkan Ban Khusus Mobil Premium  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 25 Mei 2010 15:06 WIB
marumotor.speedgabia.com
TEMPO Interaktif, Karawang - PT Bridgestone Tire Indonesia (BTI) resmi meluncurkan ban tiipe anyar Turanza GR90 yang diperuntukkan bagi mobil kelas premium, Selasa (25/5). Ban ini diklaim, selain memiliki tingkat kenyamanan dan keselamatan yang tinggi juga tidak menimbulkan suara berisik.

Direktur Pemasaran PT BTI Shinya Hisada mengatakan, ban anyar itu merupakan hasil penelitian secara intensif Tim Bridgestone global dengan memadukan antara rancang bangun ban dengan material bahan kualitas tinggi.

"Sehingga, kami yakin Turanza GR90 akan menempati posisi teratas sebagai pemimpin di kelas ban premium," tutur Hisada di sela peluncuran, di Bridgestone Profing Ground, Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/5).

Kepala Departemen Penjualan PT BTI John Arsyad menyebutkan keunggulan yang dimiliki ban ini terdapat pada desain maupun bahan. “Desain ban ini memiliki kemampuan berhenti saat direm, 20 persen lebih pendek dari ban sejenis merek lain. Sementara rolling resistance juga rendah,” papar John.

Pria ramah itu menjelaskan, dengan tingkat rolling resistance atau tingkat beban gesekan antara tapak ban dengan permukaan lintasan yang rendah, maka beban kerja mesin juga lebih ringan untuk mencapai kecepatan tertentu. Walhasil, besaran bahan bakar yang dikonsumsi mesin pun jauh lebih rendah, begitu pula dengan tingkat emisi gas buang yang dihasilkan.

Sementara desain anyaman kawat baja di kerangka ban maupun di pinggir bibir atau bit ban, kata John, dirancang untuk menahan beban dengan berat dua kali lipat bobot mobil. “Sehingga selain aman, nyaman, juga tidak menimbulkan suara berisik,” papar dia.

MPT BTI menawarkan Turanza GR90 dalam tujuh tipe atau ukuran yaitu 205/40/R17, 215/45/R17, 215/50/R17, 215/55/R17, 225/45/R17/, 215/35/R18, dan 225/40/R18. Sedangkan ihwal harga, John menyebut produk terbaru itu dibanderol pada kisaran Rp1,3 - Rp1,53 juta per unit.

John Arsyad juga optimistis dengan prospek pasar ban baru itu. Pasalnya, jumlah mobil premium yang diimpor secara utuh dari luar negeri dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada sisi lain, jumlah penjualan atau produsen ban untuk mobil premium lokal di Indonesia juga masih bisa dihitung dengan jari sebelah tangan alias minim.

“Saat ini, catatan kami populasi mobil premium yang diimpor dengan secara CBU (completely built up/ secara utuh) mencapai 50 ribu unit. Itu yang tercatat dalam data. Nah mobil itu bila ganti ban tentu harus pesan melalui importirnya atau agen,” terang John.

Akibatnya harga ban pun berlipat. Terlebih, sebagai produsen local di Indonesia, PT BTI juga sangat memahami karakter dan kondisi jalanan di Indonesia. “Sehingga, satu keunggulan kompetitif dan komparatif kami adalah ban yang kami hasilkan sangat sesuai dengan kondisi jalanan di Indonesia. Bila konsumen harus memilih tentu, mereka akan memilih yang sesuai,” aku John.

Adapun besaran target penjualan, pria bersuaran lantang itu mengatakan, pihaknya mematok angka 60 – 70 persen dari total permintaan saban bulannya yang diperkirakan 10-20 ribu unit .

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi