www.motorcyclenews.com/
“Model ini, kami luncurkan untuk memberikan alternatif baru di jajaran model sukter matik yang ada selama ini,” tutur Nugroho Tjandrakusuma, Presiden Direktur PT SKN kepada Tempo di Jakarta, Rabu (2/6).
Alternatif baru? Ya, pasalnya skuter anyar Aprilia itu diklaim kental dengan karakter sport. “Kalau sukter matik lain mungkin lebih menekankan aspek untuk rekreatif, tetapi Aprilia 125 ini lebih ditujukan sebagai kendaraan sport. Inilah yang kami maksud sebagai alternative baru itu,” terang Nugroho.
Skuter yang mulai diproduksi 2008 lalu memiliki bobot kosong 146 kilogram. Mesinnya 124 cc SOHC, empat tak, silinder tunggal. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga hingga 9,5 daya kuda di 8.000 rpm dan torsi 10 Newton meter pada 7.000 rpm. Mesin itu juga tersebut juga dilengkapi pendingin udara.
Sementara ban dan velg depan menggunakan ukuran 120/70 R14, begitu pun di bagian belakang 120/70 R14. Sedangkan sistem transmisinya, di bagian depan menggunakan garpu teleskopis dan lengan ayun dengan sisi kembar di bagian belakang.
Adapun piranti pengeremannya, Aprilia ini dilengkapi kepingan cakram hidrolis ukuran 220 milimeter di bagian roda depan. Di bagian belakang, digunakan rem tromol ukuran 140 milimeter.
Ihwal prospek pemasaran, Nugroho mengaku optimistis skuter baru itu bakal diterima konsumen di tanah air. “Karena selain memiliki keunggulan di mesin maupun fitur, karakter sportnya yang menjadi kekhasan tersendiri juga menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih pasar skuter matik saat ini juga terus bertumbuh,” aku dia.
Pria ramah itu juga menambahkan, meski skuter tersebut berasal dari benua Eropa dan masih baru di pasar sepeda motor nasional, namun konsumen tidak perlu khawatir dengan layanan purna jual terutama suku cadang.
“Saat ini suku cadang baik yang fast moving maupun yang slow moving, tidak ada masalah. Persediaan kami lebih dari cukup,” tandas dia.
ARIF ARIANTO




